Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Berikan Penguatan Rohani bagi Pasien di San Pales Medical Center

Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Kristen melaksanakan pelayanan bimbingan rohani kepada pasien di San Pales Medical Center, Kamis (27/08/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan pembinaan keagamaan yang bertujuan memberikan penguatan iman, penghiburan, serta pendampingan spiritual bagi pasien dan keluarga yang sedang menjalani masa perawatan. Pelayanan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Penyuluh Agama Kristen di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit karena sakit. Melalui pendampingan rohani, pasien diharapkan tetap memiliki ketenangan, kekuatan, dan pengharapan selama menjalani proses perawatan.

Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh memberikan pelayanan secara khusus kepada salah seorang pasien, Egi Sembiring, yang sedang menjalani perawatan di San Pales Medical Center. Pelayanan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kepedulian, dan kekeluargaan. Para penyuluh berupaya menciptakan suasana yang nyaman agar pasien dapat mengikuti rangkaian pelayanan dengan tenang. Kehadiran para penyuluh juga diharapkan dapat memberikan dukungan moril kepada keluarga yang mendampingi pasien selama masa perawatan.

Kegiatan diawali dengan pelayanan doa dan penguatan iman yang dipimpin oleh Borong Sitepu. Dalam doa tersebut, penyuluh memohon kepada Tuhan agar memberikan kekuatan, ketenangan, kesehatan, serta pertolongan kepada pasien selama menjalani proses perawatan. Selanjutnya, Debora Br Pandia dan Mona Putri Sembiring turut ambil bagian dalam tim doa yang mendampingi dan mendoakan pasien. Doa juga dipanjatkan agar pasien dan keluarga senantiasa diberikan ketabahan serta tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan di tengah pergumulan yang dihadapi.

Selain pelayanan doa, Mateus Brian Purba melaksanakan konseling rohani bersama pasien. Dalam konseling tersebut, pasien diberikan kesempatan untuk menyampaikan pergumulan dan perasaan yang dialaminya selama menjalani perawatan. Pendampingan dilakukan dengan mendengarkan secara penuh perhatian, memberikan penguatan, serta mengarahkan pasien untuk tetap berserah dan percaya kepada penyertaan Tuhan. Pelayanan konseling tersebut menjadi ruang bagi pasien untuk mendapatkan dukungan spiritual sekaligus menemukan ketenangan dalam menghadapi kondisi yang sedang dijalani.

Mateus Brian Purba menyampaikan bahwa pelayanan rohani di rumah sakit tidak hanya berfokus pada penyampaian Firman Tuhan, tetapi juga menghadirkan kepedulian bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit. “Kami hadir untuk mendampingi, mendengar, dan menguatkan. Dalam keadaan sakit, seseorang membutuhkan bukan hanya perawatan secara fisik, tetapi juga ketenangan dan penguatan secara rohani,” ujarnya. Ia berharap pelayanan tersebut dapat membantu pasien tetap memiliki iman dan pengharapan kepada Tuhan selama menjalani proses perawatan. “Kami berharap pelayanan ini dapat menumbuhkan iman dan pengharapan kepada Tuhan,” tambahnya.

Melalui pelayanan bimbingan rohani tersebut, pasien Egi Sembiring diharapkan semakin dikuatkan dan memiliki semangat dalam menjalani proses perawatan. Kehadiran Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan juga diharapkan dapat memberikan ketenangan dan dukungan bagi keluarga yang mendampingi pasien. Pelayanan ini menjadi wujud nyata kepedulian Penyuluh Agama Kristen dalam memberikan pendampingan keagamaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan dilaksanakan secara berkelanjutan, pelayanan tersebut diharapkan semakin banyak memberikan penghiburan, kekuatan iman, dan pengharapan kepada pasien serta keluarga di tengah pergumulan yang dihadapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *