Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Berikan Penyuluhan Kewajiban Menuntut Ilmu kepada Warga Binaan LPKA Medan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Komala Dewi, Heriansyah Harahap, dan Nurlely, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan kepada warga binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Medan pada hari Selasa, 08 September 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Kewajiban Menuntut Ilmu” sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan upaya memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus belajar serta meningkatkan kualitas diri.

Dalam penyuluhan tersebut, para penyuluh menyampaikan bahwa menuntut ilmu merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim. Ilmu memberikan seseorang kemampuan untuk memahami ajaran agama, membedakan antara yang baik dan buruk, serta mengambil keputusan yang benar dalam kehidupan. “Menuntut ilmu merupakan kewajiban yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Jangan pernah berhenti belajar karena ilmu dapat menjadi bekal untuk memperbaiki kehidupan,” ujar Heriansyah Harahap.

Komala Dewi dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa proses belajar tidak terbatas pada pendidikan formal. Setiap pengalaman kehidupan juga dapat menjadi sumber pelajaran apabila disikapi dengan bijaksana. “Jadikan setiap pengalaman sebagai pelajaran. Selama masih memiliki kesempatan, teruslah belajar, memperbaiki diri, dan membangun masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Nurlely mengajak warga binaan untuk memanfaatkan waktu selama menjalani pembinaan dengan berbagai kegiatan positif. Menurutnya, waktu yang digunakan untuk membaca, belajar Al-Qur’an, mengikuti kegiatan keagamaan, dan mengembangkan keterampilan akan memberikan manfaat bagi kehidupan mereka di masa mendatang. “Gunakan waktu di sini untuk menambah ilmu dan membentuk kebiasaan yang baik. Apa yang dipelajari hari ini dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah-tengah keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Para penyuluh juga mengingatkan bahwa ilmu harus diiringi dengan akhlak yang baik. Pengetahuan yang dimiliki hendaknya mendorong seseorang untuk semakin menghormati orang tua, menyayangi sesama, menjaga perkataan, menaati aturan, serta menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. “Ilmu yang bermanfaat bukan hanya membuat kita mengetahui sesuatu, tetapi juga mengajarkan kita bagaimana bersikap dan berbuat dengan benar,” tambah Heriansyah.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan suasana penuh perhatian dan interaktif. Warga binaan diberikan kesempatan untuk mendengarkan materi, berdiskusi, serta menyampaikan berbagai pertanyaan berkaitan dengan pentingnya ilmu dan pendidikan dalam kehidupan. Para penyuluh berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat belajar dan memberikan motivasi agar warga binaan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Medan Petisah terus berkomitmen menjalankan peran penyuluh agama dalam memberikan pembinaan spiritual dan edukasi kepada masyarakat, termasuk warga binaan LPKA Medan. Penyuluhan tentang kewajiban menuntut ilmu diharapkan mampu menjadi motivasi bagi warga binaan untuk meningkatkan pengetahuan, memperbaiki akhlak, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *