Dalami Makna Amal, PAI Kemenag Medan Bahas Surat Az-Zalzalah Bersama MT Al Ikhlas

Medan (Humas) — PAI Kemenag Medan melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan di Majelis Taklim (MT) Al Ikhlas, Blok 16, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Lela Hamidah, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Belawan, sebagai narasumber dengan materi kandungan Surat Az-Zalzalah. Bimbingan diberikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman jamaah terhadap pesan-pesan Al-Qur’an sekaligus mendorong pengamalan nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diikuti dengan antusias oleh jamaah MT Al Ikhlas.

Dalam penyampaiannya, Lela Hamidah menjelaskan bahwa Surat Az-Zalzalah menggambarkan dahsyatnya peristiwa hari kiamat serta kepastian setiap manusia mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya di hadapan Allah SWT. Menurutnya, kandungan surat tersebut mengingatkan umat Islam bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan setiap perbuatan akan mendapatkan balasan sesuai dengan amal yang dikerjakan. Selain itu, pemahaman terhadap Surat Az-Zalzalah diharapkan dapat menjadi pengingat bagi jamaah untuk senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. “Surat Az-Zalzalah mengingatkan kita bahwa setiap amal yang dilakukan tidak akan luput dari perhitungan Allah SWT, sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal kebaikan,” jelas Lela.

Lela juga menguraikan kandungan Surat Az-Zalzalah ayat 7–8 yang menjelaskan bahwa kebaikan maupun keburukan sekecil apa pun akan mendapatkan balasan. Ia mengajak jamaah untuk tidak meremehkan amal kebaikan meskipun terlihat sederhana, karena setiap kebaikan memiliki nilai di sisi Allah SWT. Sementara itu, jamaah juga diingatkan agar senantiasa menjauhi perbuatan yang dapat mendatangkan dosa serta membiasakan diri melakukan hal-hal yang bermanfaat. “Jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apa pun, begitu juga dengan keburukan jangan dianggap ringan, karena semua amal akan diperhitungkan oleh Allah SWT,” pesan Lela kepada jamaah.

Menurut Lela, pesan yang terkandung dalam Surat Az-Zalzalah juga memiliki kaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa setiap muslim perlu membangun kesadaran untuk selalu berhati-hati dalam perkataan, perbuatan, dan sikap terhadap orang lain. Senada dengan hal itu, kebiasaan melakukan kebaikan secara konsisten dapat membentuk pribadi yang lebih bertanggung jawab serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Mari kita biasakan melakukan kebaikan mulai dari hal-hal kecil, baik kepada keluarga, tetangga maupun orang-orang di sekitar kita,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengajian MT Al Ikhlas, Ibu Sri Tiar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran PAI Kemenag Medan yang telah memberikan pembinaan keagamaan kepada jamaah. Ia berharap kegiatan Bimluh dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga jamaah memperoleh tambahan ilmu dan wawasan keagamaan. Selain itu, kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat jamaah dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam. “Kami sangat berterima kasih atas bimbingan yang diberikan dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujar Sri Tiar.

Kegiatan Bimluh berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan mendapatkan respons positif dari jamaah MT Al Ikhlas. Melalui pembahasan Surat Az-Zalzalah, jamaah diharapkan semakin memahami pentingnya mempertanggungjawabkan setiap amal perbuatan dalam kehidupan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pembinaan keagamaan ini juga diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi jamaah sebagai bekal dalam menjalani kehidupan dunia dan mempersiapkan kehidupan akhirat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *