Penyuluh Agama Katolik Kemenag Medan Perkuat Sinergi dengan Keuskupan Agung Medan

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan pertemuan bersama pihak Keuskupan Agung Medan (KAM) dalam rangka memperkuat sinergi pelayanan pastoral dan pembinaan umat Katolik. Pertemuan berlangsung pada Selasa (06/10/2026) di Catholic Center Christosophia, Jalan Mataram No. 21, Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Kelompok Kerja Penyuluh Agama Katolik Kota Medan, Hamma Sitohang, S.Ag., bersama Roni Antonius Sitanggang, S.Fil., Zetra Hail Saragih, S.Fil., Demaran Sigiro, S.Fil., Ricardo Simamora, S.Ag., dan Leonhard Hutagalung, SS. Dari pihak Keuskupan Agung Medan hadir Pastor Adrianus Sembiring, OFM.Cap., selaku Kanselarius KAM. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam mendukung pelayanan kepada umat.

Dalam pertemuan tersebut dibahas bahwa Keuskupan Agung Medan dan Bimas Katolik Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara telah memiliki Nota Kesepahaman (MoU) tentang sinergi antara Keuskupan Agung Medan dan Bimas Katolik Kemenag Sumatera Utara. Salah satu bentuk implementasi kesepahaman tersebut adalah Forum Koordinasi Sinergitas Pastoral KAM dan Bimas Katolik sebagai wadah koordinasi untuk mendukung pelayanan pastoral dan pembinaan umat.

Kanselarius KAM, Pastor Adrianus Sembiring, OFM.Cap., menyampaikan pentingnya keterlibatan penyuluh agama Katolik dalam sejumlah komisi di lingkungan Keuskupan Agung Medan, antara lain Komisi Kepemudaan, Komisi Keluarga, dan Komisi Kateketik. “Keterlibatan para penyuluh diharapkan dapat mendukung karya pastoral melalui pelayanan dan pendampingan sesuai dengan kebutuhan komisi-komisi yang ada,” ujar Pastor Adrianus. Keterlibatan para penyuluh pada komisi-komisi tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan oleh Tim Intensifitas Kepegawaian KAM.

Mewakili para penyuluh, Hamma Sitohang, S.Ag., menyampaikan kesiapan untuk mendukung sinergi tersebut. “Kami para penyuluh siap bersinergi dan membantu pelayanan di komisi-komisi sesuai kebutuhan. Kami berharap keterlibatan ini dapat semakin memperkuat pelayanan dan pembinaan umat Katolik,” ujar Hamma. Para penyuluh juga menyatakan kesediaannya untuk menetapkan satu hari dalam satu minggu guna melaksanakan tugas pelayanan pada komisi-komisi yang membutuhkan tenaga penyuluh.

Pertemuan ditutup dengan doa oleh Pastor Adrianus Sembiring, OFM.Cap. Selanjutnya, mekanisme pencatatan kehadiran dan pelaporan pelaksanaan tugas penyuluh pada komisi akan disusun oleh penyuluh dan disesuaikan dengan laporan kinerja kepada pimpinan Bimas Katolik. Hasil dan tindak lanjut pertemuan selanjutnya akan disampaikan oleh Kanselarius KAM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *