Medan (Humas) Kementerian Agama Kota Medan melalui Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Sekolah Dasar, Dra. Sarmin Sihombing, M.Pd., melaksanakan kegiatan monitoring pembelajaran dan administrasi guru di UPT SD Negeri 068003. Sekolah yang berlokasi di Jalan Kayu Manis (Jalan Kayu Manis 1, Pasar Simalingkar), Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara ini menyambut baik kehadiran pihak pengawas dalam upaya menjaga mutu pendampingan iman dan pendidikan anak pendidik.
Kegiatan pengawasan yang berlangsung pada Kamis (08/10/2026) tersebut berfokus pada evaluasi kinerja serta administrasi mengajar guru Agama Katolik, Tama Gurning. Langkah berkala ini diambil untuk memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan standar kurikulum dan nilai-nilai keagamaan.
Suasana hangat dan penuh semangat terlihat saat pengawas meninjau langsung proses kegiatan belajar mengajar di kelas 1. Momen berharga ini menunjukkan komitmen nyata para pendidik yang tetap memberikan dedikasi terbaiknya tanpa membeda-bedakan jumlah peserta didik di dalam kelas.
Meski kelas 1 saat ini hanya diikuti oleh satu orang siswa, interaksi antara guru dan siswa berlangsung sangat interaktif serta menyenangkan. Kreativitas guru dalam menyampaikan materi mampu menciptakan suasana belajar yang hidup, sehingga siswa dapat menyerap pelajaran dengan gembira dan penuh percaya diri.
Kementerian Agama Kota Medan terus berkomitmen untuk mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan di sekolah-sekolah negeri. Monitoring ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memfasilitasi dan memastikan setiap anak bangsa mendapatkan hak pendidikan agama yang berkualitas.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan motivasi mengajar para guru terus meningkat serta mutu pendidikan keagamaan semakin mantap. “Kami sangat mengapresiasi dedikasi guru yang tetap mengajar dengan penuh kasih dan semangat walau siswanya hanya satu orang, dan kami berharap tahun depan jumlah siswa Katolik di sekolah ini dapat terus bertambah,” ujar Sarmin.

