Medan (Humas) — Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah sesuai tuntunan syariat Islam, Penyuluh Agama Islam ASN Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota, Imam Pratomo, M.H.I., bersama Bumi Hijaz Darussalam melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bingluh) tentang fikih haji dan umrah lintas sektoral di Pematangsiantar, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi keagamaan kepada masyarakat, khususnya bagi calon jemaah yang membutuhkan pemahaman menyeluruh sebelum melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan mengenai hukum-hukum ibadah haji dan umrah, sekaligus pemahaman tentang pentingnya mempersiapkan diri secara spiritual, mental, dan fisik.
Dalam penyuluhan tersebut, materi yang disampaikan mencakup berbagai ketentuan fikih haji dan umrah, mulai dari syarat wajib, rukun, dan wajib haji maupun umrah, hingga pemahaman mengenai ihram, miqat, tawaf, sa’i, dan tahalul. Penjelasan ini diharapkan membantu peserta memahami urutan pelaksanaan ibadah serta ketentuan yang harus diperhatikan agar ibadah dapat dijalankan dengan tertib dan sesuai tuntunan syariat Islam.
Selain aspek tata cara ibadah, kegiatan Bingluh juga menekankan pentingnya meluruskan niat dan meningkatkan kualitas keimanan. Calon jemaah perlu mempersiapkan diri dengan ilmu yang memadai, menjaga kesehatan, serta membangun sikap disiplin dan sabar dalam menghadapi berbagai situasi selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam ASN KUA Kecamatan Medan Kota dan Bumi Hijaz Darussalam menjadi wujud sinergi lintas sektoral dalam memperluas jangkauan dakwah dan pelayanan keagamaan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat menghadirkan pembinaan yang tidak hanya memberikan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga membantu masyarakat memahami penerapannya dalam pelaksanaan ibadah.
Melalui kegiatan ini, peserta juga diajak menyadari bahwa persiapan haji dan umrah tidak cukup hanya dengan kesiapan finansial dan fisik. Bekal ilmu, kesiapan mental, kematangan spiritual, serta pemahaman terhadap ketentuan ibadah merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan agar setiap tahapan ibadah dapat dilaksanakan dengan baik.
Penyuluhan fikih haji dan umrah lintas sektoral ini sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat melalui pendekatan yang edukatif, komunikatif, dan kolaboratif. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin siap dalam memahami dan menjalankan ibadah sesuai tuntunan Al-Qur’an dan sunah Rasulullah SAW.
Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam ASN KUA Kecamatan Medan Kota bersama Bumi Hijaz Darussalam berkomitmen mendukung peningkatan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Diharapkan, pembinaan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi calon jemaah sehingga mereka mampu melaksanakan ibadah dengan benar, khusyuk, dan penuh tanggung jawab demi meraih haji dan umrah yang mabrur serta memperoleh rida Allah SWT.

