Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen KUA Kecamatan Medan Sunggal melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan (BP) bagi pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih, Jalan TB Simatupang, Medan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Sindar Purba, S.Th., M.Pd., bersama tim rohaniwan Kementerian Agama Kota Medan. Pelayanan tersebut bertujuan memberikan penguatan mental dan spiritual serta menumbuhkan pengharapan bagi pasien yang sedang menjalani perawatan medis.
Dalam bimbingan rohani tersebut, Sindar Purba menyampaikan pesan bertema “Dengan Segenap Jiwa dan Ragaku adalah Milik Tuhan.” Materi ini berlandaskan firman Tuhan dalam 1 Korintus 6:19–20 yang mengingatkan bahwa tubuh manusia merupakan bait Roh Kudus dan hendaknya digunakan untuk memuliakan Allah. Melalui pesan tersebut, pasien diajak untuk tetap berserah kepada Tuhan, memelihara iman, serta menjalani proses pengobatan dengan penuh pengharapan.
Kegiatan pelayanan rohani ini turut melibatkan Ruminna Sinaga, M.Pd., Penyuluh Agama Kristen, dan Roni Antonius Sitanggang, S.Ag., Penyuluh Agama Katolik. Keduanya bersama tim memberikan pendampingan pastoral secara langsung kepada pasien di ruang perawatan. Perwakilan manajemen RSU Bina Kasih, Timotius Barus, juga hadir mendampingi pelaksanaan kegiatan. Dukungan tenaga medis yang bertugas turut membantu kelancaran pelayanan sehingga para penyuluh dapat menjangkau pasien dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan lingkungan rumah sakit.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa ketika tim penyuluh menyapa pasien, memberikan motivasi, serta memanjatkan doa bagi kesembuhan mereka. Kehadiran para penyuluh diharapkan dapat membantu pasien memperoleh ketenangan batin, menguatkan keyakinan kepada Tuhan, dan menumbuhkan semangat dalam menjalani masa pemulihan. Pelayanan ini juga menjadi bentuk sinergi antara pendampingan spiritual dan pelayanan kesehatan dalam memperhatikan kebutuhan pasien secara menyeluruh.
Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh agama yang terus bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada umat, termasuk mendampingi pasien rawat inap di rumah sakit. Menurutnya, kehadiran penyuluh agama memiliki arti penting dalam memberikan semangat, motivasi, serta penguatan iman bagi pasien yang sedang menghadapi masa sulit.
“Saya sangat mengapresiasi para penyuluh agama yang terus menunjukkan kepedulian melalui pelayanan rohani kepada pasien rawat inap. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan semangat, motivasi, ketenangan batin, dan meningkatkan keimanan pasien kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Agus Salim.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Medan Sunggal berharap pelayanan bimbingan rohani dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan menjalin kerja sama bersama berbagai fasilitas kesehatan di Kota Medan. Kehadiran penyuluh agama diharapkan menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan spiritual masyarakat, sehingga pasien tetap memiliki kekuatan iman, semangat, dan pengharapan selama menjalani perawatan hingga kembali berkumpul bersama keluarga.(SP/PAI).

