Perkuat Tata Kelola Keuangan, Penyuluh Katolik KUA Medan Sunggal Bina Aktivis CU Tunas Mekar

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal, Roni Antonius Sitanggang, memberikan pembinaan mengenai evaluasi laporan keuangan kepada para aktivis KSP CU Tunas Mekar Medan, Senin (12/10/2026). Kegiatan berlangsung pukul 15.00–17.00 WIB di Kantor KSP CU Tunas Mekar Medan, Jalan Setia Budi Gang Rahmat, Kelurahan Tanjung Sari, Kota Medan.

Pertemuan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para aktivis mengenai pentingnya penyusunan dan evaluasi laporan keuangan dalam pengelolaan lembaga keuangan. Laporan keuangan merupakan instrumen penting untuk mengetahui kondisi keuangan lembaga, menilai pencapaian kinerja, serta menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan merencanakan kegiatan selanjutnya.

Dalam penyampaian materinya, Roni Antonius Sitanggang menjelaskan sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam pelaporan keuangan, antara lain kelengkapan dokumen transaksi, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, ketepatan pengelompokan akun, serta kesesuaian antara catatan keuangan dan bukti transaksi. Menurutnya, pencatatan yang tertib dan sistematis diperlukan agar informasi keuangan dapat disajikan secara akurat, transparan, dan mudah dipahami.
Roni juga menekankan pentingnya melakukan evaluasi laporan keuangan secara berkala. Evaluasi tersebut dapat membantu lembaga mengidentifikasi kesalahan pencatatan, mengetahui perkembangan kondisi keuangan, serta menemukan bagian-bagian yang memerlukan perbaikan. Selain itu, laporan keuangan harus disusun secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bentuk penerapan tata kelola lembaga yang baik.

Para aktivis CU Tunas Mekar Medan juga diajak untuk meningkatkan koordinasi dan ketelitian dalam menjalankan tugas masing-masing, khususnya dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Pembagian tanggung jawab yang jelas, penerapan prosedur pencatatan yang konsisten, serta pemeriksaan dokumen secara rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan anggota terhadap pengelolaan koperasi.

Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Katolik tersebut. Menurutnya, peran penyuluh agama tidak hanya terbatas pada pembinaan keagamaan, tetapi juga mencakup pendampingan umat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengelolaan keuangan.
Agus Salim menegaskan bahwa kemampuan mengelola keuangan secara bijak merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera. “Saya sangat mengapresiasi penyuluh agama Katolik yang tidak hanya memberikan pembinaan di bidang keagamaan, tetapi juga mendampingi umat dalam tata kelola keuangan. Jika kita mampu mengelola keuangan dengan baik, hidup akan lebih teratur dan sejahtera. Sebaliknya, jika tidak bijak mengelola keuangan, boros, dan gemar berfoya-foya, kehidupan bisa menjadi sulit,” ujar Agus Salim.
Ia berharap kegiatan pembinaan seperti ini terus dikembangkan agar penyuluh agama dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan demikian, pendampingan yang dilakukan tidak hanya memperkuat kehidupan spiritual umat, tetapi juga mendorong kemandirian, kedisiplinan, dan kesejahteraan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para aktivis KSP CU Tunas Mekar Medan semakin memahami pentingnya evaluasi laporan keuangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas lembaga. Roni Antonius Sitanggang berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pengelolaan keuangan CU Tunas Mekar Medan semakin tertib, transparan, dan mampu mendukung keberlanjutan pelayanan kepada seluruh anggota.(RAS/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *