Pengajian Akbar Majelis Taklim Polonia, Penyuluh Agama Islam Ajak Jamaah Perkuat Sedekah dan Ketahanan Keluarga

Medan (Humas) — Majelis Taklim Akbar Polonia menggelar Pengajian Akbar di Masjid Al-Hidayah, Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Kegiatan keagamaan ini dihadiri sekitar 300 jamaah ibu-ibu dari berbagai kelompok perwiritan dan majelis taklim di wilayah Kecamatan Medan Polonia.

Pengajian berlangsung dengan penuh antusias dan suasana kekeluargaan. Selain menjadi sarana untuk menambah pengetahuan agama dan mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada jamaah yang hadir.

Tausiah disampaikan oleh Muhammad Dahri Pohan, S.Sy., M.Ag., Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Polonia. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta menerapkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam tausiah tersebut adalah lima keutamaan bersedekah dan berinfak. Muhammad Dahri Pohan mengajak jamaah untuk membiasakan diri berbagi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Menurutnya, sedekah dan infak tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap sesama, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan semangat saling membantu di tengah masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa Penyuluh Agama Islam memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menyampaikan dakwah dan ceramah keagamaan. Penyuluh turut berperan sebagai konsultan syariah dan mediator yang membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan berpedoman pada nilai-nilai ajaran Islam.

Peran tersebut, lanjutnya, penting dalam memberikan bimbingan kepada individu dan keluarga agar mampu menyikapi persoalan secara bijaksana, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta membangun hubungan sosial yang baik dengan lingkungan sekitar. Melalui bimbingan keagamaan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya nilai agama sebagai landasan dalam membangun keluarga yang harmonis dan kehidupan bermasyarakat yang rukun.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Dahri Pohan juga berharap pemerintah setempat, khususnya pihak kelurahan, dapat turut mendukung dan mendorong masyarakat untuk aktif mengikuti pengajian serta kegiatan majelis taklim.

“Dukungan pemerintah setempat sangat diharapkan agar kegiatan pengajian semakin berkembang dan diikuti lebih banyak masyarakat. Pengajian bukan hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga bagian dari pembinaan ketahanan rumah tangga dalam menciptakan kerukunan, keharmonisan, dan kedamaian di lingkungan tempat tinggal,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.

Sinergi antara penyuluh agama, pengurus majelis taklim, masyarakat, dan pemerintah setempat diharapkan dapat memperkuat fungsi majelis taklim sebagai wadah pembinaan keagamaan dan pembentukan akhlak. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangun ketahanan keluarga serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Pengajian Akbar Majelis Taklim Akbar Polonia berlangsung dengan tertib dan kondusif, kemudian ditutup dengan doa bersama. Para jamaah berharap ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, membawa keberkahan bagi keluarga, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, Majelis Taklim Akbar Polonia diharapkan terus menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan pemahaman keagamaan, dan mendorong terwujudnya keluarga yang harmonis serta lingkungan masyarakat yang rukun dan damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *