Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Area, Ikhwan, S.H.I., memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jemaah Masjid Muslimin J-City, Selasa (20/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak jemaah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki akhlak sebagai bekal menghadapi kehidupan akhirat.
Dalam penyuluhannya, Ikhwan mengangkat pesan-pesan keagamaan yang terdapat dalam kitab Tanbihul Ghafilin, khususnya mengenai amalan yang dapat menjadi sebab keselamatan seseorang dari siksa kubur serta perbuatan yang harus dihindari oleh setiap Muslim.
Ikhwan menjelaskan bahwa terdapat empat amalan penting yang perlu dijaga dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu menjaga salat wajib, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak tasbih serta zikir kepada Allah SWT.
“Salat merupakan kewajiban utama seorang Muslim yang tidak boleh diabaikan. Selain itu, kita hendaknya membiasakan diri bersedekah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak tasbih sebagai bentuk ketaatan serta upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya dalam penyuluhan tersebut.
Ia menambahkan, amalan-amalan tersebut hendaknya tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan hidup seorang Muslim. Dengan menjaga ibadah dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT, diharapkan setiap insan senantiasa memperoleh rahmat, ampunan, dan perlindungan-Nya.
Selain menjelaskan amalan yang perlu ditingkatkan, Ikhwan juga mengingatkan jemaah agar menjauhi empat perbuatan tercela yang menjadi peringatan penting dalam pembinaan akhlak, yakni berbohong, berkhianat, melakukan namimah atau mengadu domba, serta tidak bersuci dengan benar setelah buang air kecil.
Menurutnya, kejujuran dan amanah merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, namimah dapat merusak persaudaraan, menimbulkan perselisihan, dan memecah belah umat. Adapun menjaga kebersihan serta kesucian diri merupakan bagian penting dalam pelaksanaan ibadah seorang Muslim.
“Jangan sampai kita rajin beribadah, tetapi masih membiasakan diri berdusta, mengkhianati amanah, atau menyebarkan perkataan yang memecah belah persaudaraan. Ibadah harus berjalan seiring dengan akhlak yang baik,” pesannya.
Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut, Ikhwan berharap jemaah Masjid Muslimin J-City semakin memahami pentingnya menyeimbangkan hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas).
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Area dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, membangun karakter umat yang berakhlakul karimah, serta mendorong pengamalan ajaran Islam secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan nasihat agama sebagai bahan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, menjaga lisan, menunaikan amanah, dan senantiasa memohon perlindungan Allah SWT agar diberikan keselamatan di dunia maupun di akhirat.
“Mari kita perbaiki salat, perbanyak sedekah dan membaca Al-Qur’an, serta menjaga lisan dan perilaku. Semoga Allah SWT memberikan kita keselamatan di dunia, di alam kubur, dan di akhirat kelak,” tutupnya.

