Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan bersama Majelis Taklim (MT) Az Zikra di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Lela Hamidah, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Belawan, sebagai narasumber dengan Lita Maysarah Desy, S.E.I., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Maimun, sebagai moderator. Materi yang disampaikan mengangkat tema meneladani kekuasaan Allah SWT melalui Surah Yasin ayat 83. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman keagamaan jamaah serta mendorong pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materinya, Lela Hamidah menjelaskan kandungan Surah Yasin ayat 83 yang menegaskan kemahakuasaan Allah SWT atas seluruh ciptaan-Nya. Ayat tersebut mengingatkan bahwa Allah merupakan pemilik kekuasaan atas alam semesta dan seluruh makhluk akan kembali kepada-Nya. Ia mengajak jamaah untuk memahami bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia merupakan bagian dari ketetapan dan kekuasaan Allah SWT. Selain itu, pemahaman terhadap ayat tersebut diharapkan dapat memperkuat keimanan dan meningkatkan kesadaran untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah.
Lela Hamidah juga menekankan pentingnya menjadikan keimanan sebagai landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan jamaah agar senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, memperbanyak ibadah, dan menyerahkan segala urusan kepada-Nya dengan penuh tawakal. Menurutnya, kesadaran terhadap kemahakuasaan Allah dapat membantu umat Islam menghadapi berbagai persoalan hidup dengan lebih sabar dan bijaksana. Dalam penyampaiannya, ia menyampaikan, “Surah Yasin ayat 83 mengingatkan kita bahwa Allah SWT memiliki kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya seluruh makhluk akan kembali.”
Lebih lanjut, Lela mengajak jamaah MT Az Zikra untuk menjadikan kehidupan dunia sebagai kesempatan memperbanyak amal saleh dan meningkatkan kualitas ibadah. Ia menjelaskan bahwa setiap amanah yang diberikan hendaknya dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berlandaskan nilai-nilai ajaran Islam. Senada dengan hal itu, pengamalan Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan memahami maknanya, tetapi juga perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Jamaah diharapkan mampu menerapkan nilai keimanan, rasa syukur, dan tawakal dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Kegiatan penyuluhan keagamaan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan secara langsung kepada masyarakat. Lita Maysarah Desy selaku moderator turut mendukung kelancaran kegiatan agar penyampaian materi dapat berlangsung secara terarah dan mudah dipahami jamaah. Sementara itu, majelis taklim menjadi salah satu sarana untuk memperluas pemahaman keagamaan sekaligus mempererat hubungan antarumat. Setelah penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah sebagai bentuk penguatan ukhuwah Islamiyah dan peningkatan kualitas ibadah.
Kegiatan penyuluhan keagamaan bersama MT Az Zikra menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat. Pembinaan keagamaan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu jamaah memahami kandungan Al-Qur’an secara lebih mendalam. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal saleh, dan menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, jamaah MT Az Zikra diharapkan tumbuh menjadi pribadi muslimah yang beriman, bertakwa, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam keluarga serta lingkungan sosialnya.

