Penyuluh Agama Islam KUA Medan Johor Ajak Jamaah PWBI Jaga Lisan dan Perbanyak Zikir

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Johor, AlHuda, S.Sos.I., dan Komarul Anwar, S.H.I., melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim Persatuan Wirid Batak Islam (MT PWBI), Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor, tersebut mengangkat pesan pentingnya menjaga lisan dan membiasakan diri mengingat Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaian materinya, AlHuda mengajak jamaah untuk senantiasa membasahi lisan dengan zikrullah atau mengingat Allah SWT. Menurutnya, zikir merupakan amalan sederhana yang memiliki nilai ibadah besar dan dapat dilakukan kapan saja. Dengan membiasakan berzikir, seorang muslim tidak hanya mengisi waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat, tetapi juga menjaga hati agar senantiasa dekat kepada Allah SWT.

“Basahi lisan kita dengan zikrullah. Jangan biarkan lisan terbiasa mengucapkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Mari kita biasakan memperbanyak zikir agar hati selalu mengingat Allah dan kehidupan kita senantiasa berada dalam kebaikan,” pesan AlHuda kepada jamaah.

Sementara itu, Komarul Anwar menyampaikan materi tentang bahaya lisan. Ia mengingatkan bahwa lisan merupakan bagian tubuh yang harus dijaga karena perkataan seseorang dapat membawa kebaikan, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan apabila tidak digunakan dengan bijak. Oleh sebab itu, jamaah diajak untuk membiasakan berkata baik, menghindari fitnah, gibah, serta perkataan yang dapat menyakiti perasaan orang lain.

Pada kesempatan tersebut, Komarul Anwar juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah PWBI yang memperingati Milad ke-43. Ia berharap PWBI terus berkembang, semakin solid, dan senantiasa menjadi wadah yang memberikan manfaat bagi jamaah serta masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan kebersamaan.

Kegiatan Bimluh ini mendapat dukungan dari Kepala KUA Kecamatan Medan Johor, H. Yakhman Hulu, S.Ag., M.I.Kom. Ia mendorong para penyuluh agama untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghadirkan pendekatan penyuluhan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kreativitas dan inovasi diperlukan agar pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan secara menarik, mudah dipahami, serta mampu menjawab tantangan zaman.

“Jadilah penyuluh yang kreatif, inovatif, dan adaptif. Terus kembangkan kemampuan serta hadirkan penyuluhan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, jamaah MT PWBI diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga lisan, memperbanyak zikir, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Momentum Milad ke-43 PWBI juga diharapkan semakin mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membina kehidupan beragama di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *