Kepala MAPN 4 Medan Tutup Kegiatan Diksar PMR Angkatan XI dengan Pesan Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Medan (Humas) — Kepala Madrasah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4 Medan, Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., M.A., secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Palang Merah Remaja (PMR) Angkatan XI yang berlangsung pada Jum’at–Minggu, 31 Oktober–2 November 2025 di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit. Kegiatan ini diikuti oleh para calon anggota baru PMR yang bersemangat dan antusias, dengan tujuan membentuk pribadi yang disiplin, tangguh, serta memiliki semangat kemanusiaan yang tinggi.

Sejak hari pertama, peserta langsung diarahkan untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pembinaan dan pelatihan. Sesi awal dimulai dengan Shelter yang dipandu oleh Sepriadi Sinaga, dilanjutkan dengan materi Ayo Siaga Bencana bersama Ariansyah Pakpahan, serta Pendidikan Remaja Sebaya (PRS) oleh Fina Syafitri Nasution. Hari pertama ditutup dengan kegiatan Soka (Solidaritas Kemanusiaan) yang dipimpin oleh Herry Fadly, penuh semangat kebersamaan dan kerja sama antaranggota.

Memasuki hari kedua (Sabtu, 1 November 2025), kegiatan diawali dengan senam pagi dan giat mandiri, dilanjutkan dengan materi Lapangan Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kekompakan. Peserta juga mendapat pelatihan pertolongan pertama pada cedera jaringan lunak dan sistem otot rangka, dibimbing oleh tim instruktur yang terdiri dari Simon, Ariansyah Pakpahan, Hafiz Ihsan Lubis, Herry Fadly, dan Fina Syafitri Nasution.

Sore harinya, peserta mengikuti simulasi pemindahan kedaruratan, yang menjadi momen paling menegangkan sekaligus menantang. Dalam kegiatan ini, peserta belajar cara mengevakuasi korban dengan menggunakan tandu, tas pertolongan pertama (Tas PP), dan bidai secara tepat dan aman. Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan traveling dan api unggun (fire camp) yang menjadi ajang refleksi nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan persaudaraan di antara para peserta.

Pada hari terakhir (Minggu, 2 November 2025), peserta mengikuti pelatihan kepemimpinan yang dibimbing langsung oleh Syarifuddin di mana beliau memberikan wawasan penting tentang nilai tanggung jawab, integritas, dan keteladanan dalam organisasi. Sesi dilanjutkan dengan kegiatan menulis impian, sebagai bentuk motivasi agar para peserta terus berkontribusi dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

Acara ditutup dengan sayonara yang berlangsung penuh haru dan kebersamaan. Tangis bahagia dan pelukan antaranggota menjadi penanda eratnya ikatan yang terbentuk selama kegiatan berlangsung.

Pembina PMR MAPN 4 Medan, Herry Fadly, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam pertolongan pertama, tetapi juga untuk memperkuat karakter, kepemimpinan, dan rasa solidaritas sesama anggota.

“PMR bukan sekadar organisasi ekstrakurikuler, tetapi wadah pembentukan jiwa kemanusiaan. Melalui Diksar ini, kita berharap peserta dapat menjadi generasi yang siap beraksi dengan semangat tolong-menolong tanpa pamrih,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Syarifuddin, S.Pd.I memberikan apresiasi tinggi atas semangat, disiplin, dan kekompakan para peserta selama tiga hari kegiatan berlangsung.

“Saya sangat bangga melihat semangat para peserta yang luar biasa. Kalian bukan hanya belajar menjadi anggota PMR, tetapi juga belajar menjadi manusia yang tangguh, peduli, dan memiliki hati yang peka terhadap sesama. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk berbuat kebaikan di mana pun kalian berada,” tutur beliau.

Beliau juga menegaskan harapannya agar kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Ke depan, saya berharap PMR MAPN 4 Medan semakin berkembang menjadi organisasi yang berprestasi, berjiwa sosial tinggi, dan mampu menjadi teladan bagi organisasi lain. Semoga nilai-nilai kemanusiaan yang telah ditanamkan selama Diksar ini terus tumbuh dalam diri setiap anggota,” pungkasnya.

Dengan penutupan resmi tersebut, kegiatan Diksar PMR MAPN 4 Medan Angkatan XI berakhir dengan penuh makna dan semangat baru bagi para peserta untuk melanjutkan perjalanan sebagai relawan muda yang siap mengabdi dengan hati dan kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *