Bimbingan Mental Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Bangkitkan Semangat Anak Binaan Lapas Tanjung Gusta

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan melaksanakan kegiatan bimbingan mental dan rohani bagi warga binaan Lapas Anak Tanjung Gusta, Medan, pada Senin (10/11).

Kegiatan ini dipimpin oleh Hj. Nunung, Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Medan Marelan, dengan menghadirkan penceramah Paidi, S.Ag., Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Medan Sunggal. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan berkelanjutan yang rutin dilaksanakan oleh penyuluh lintas kecamatan di lingkungan Kemenag Kota Medan.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hj. Nurjanah, kemudian dilanjutkan dengan tausiah, dzikir, dan sholawatan bersama. Kegiatan ini turut diikuti oleh sejumlah penyuluh agama lainnya, antara lain Dewi Anggraini, Julianti, Hj. Hafni, Ahmadi, dan H. Hasan Ali.

Dalam tausiahnya, Paidi menyampaikan pesan inspiratif tentang makna ujian dalam kehidupan. Ia mengingatkan bahwa setiap ujian yang datang sejatinya merupakan cara Allah untuk menguji kesabaran dan keikhlasan hamba-Nya. Menurutnya, setiap manusia pasti akan diuji sebagai bentuk kasih sayang Allah.

“Ketika ujian Allah berikan kepada kita, orang yang beriman wajib lulus dari ujian tersebut. Semakin banyak ujian yang Allah berikan dan kita mampu melewatinya, maka Allah akan meninggikan derajat kita setinggi-tingginya,” ujarnya.

Suasana Masjid Al-Hadi di lingkungan Lapas Anak Tanjung Gusta tampak khidmat dan penuh keharuan. Sekitar 80 anak binaan mengikuti kegiatan ini dengan antusias, larut dalam lantunan sholawat dan dzikir yang menggema di seluruh ruangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para anak binaan dapat memperkuat keimanan, memperbaiki diri, serta menumbuhkan semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian Kemenag Medan dalam menghadirkan pembinaan spiritual yang menyentuh dan bermakna bagi generasi muda. (PAI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *