Natal di RS Estomihi, Penyuluh Kristen Medan Hadirkan Penguatan Iman dan Pengharapan

Medan (Humas) — Dalam rangka menyambut dan merayakan Hari Raya Natal, Kementerian Agama Kota Medan melalui para Penyuluh Agama Kristen melaksanakan pelayanan rohani dan Perayaan Natal dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) di Rumah Sakit Estomihi Medan, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kehangatan, dan kasih Natal, serta diikuti oleh pasien, tenaga medis, pegawai rumah sakit, dan keluarga pasien.

Perayaan Natal ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kerohanian yang meneguhkan iman dan menghadirkan pengharapan, khususnya bagi keluarga yang sedang menghadapi pergumulan kesehatan dan berbagai tantangan kehidupan.

Pelayanan rohani dan perayaan Natal tersebut dilaksanakan oleh para Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan, yaitu Mateus Brian Purba, S.Th., Saronisa Ginting, S.Th., Verawati Butar-Butar, S.Th., Debora br. Pandia, S.Th., Ratna Malau, S.Th., Ganda Malau, S.Th., Frensa Hasugian, S.Pd., Demak Hasibuan, S.Pd., dan Natalia Tumanggor, S.Pd. Kehadiran para penyuluh ini merupakan bentuk pendampingan iman bagi masyarakat di lingkungan rumah sakit.

Dalam renungan Natal, Mateus Brian Purba menegaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus merupakan bukti nyata kasih Allah bagi keluarga manusia. Mengacu pada Matius 1:21–24, ia menyampaikan bahwa Allah hadir untuk menyelamatkan, memulihkan, dan memberikan pengharapan bagi setiap keluarga.

“Melalui kelahiran Yesus, Allah menunjukkan bahwa Ia tidak pernah meninggalkan keluarga manusia. Di tengah sakit, kekhawatiran, dan keterbatasan, Tuhan tetap hadir membawa keselamatan dan pengharapan,” ungkapnya.

Sementara itu, Saronisa Ginting dalam pesannya mengajak para peserta untuk meneladani ketaatan Yusuf yang dengan iman menerima kehendak Allah meskipun berada dalam situasi sulit.

“Kisah Yusuf mengajarkan kita untuk tetap taat dan percaya kepada Tuhan, sekalipun keadaan hidup tidak sesuai dengan harapan. Dalam ketaatan itulah Tuhan bekerja menyatakan rencana keselamatan-Nya,” tuturnya.

Penyuluh Agama Kristen Verawati Butar-Butar menambahkan bahwa keluarga merupakan tempat pertama di mana iman dan kasih harus terus dipelihara, terutama saat menghadapi pergumulan.

“Keluarga yang bersandar kepada Tuhan akan menemukan kekuatan dan penghiburan. Natal mengingatkan kita bahwa kasih Allah hadir dan nyata di dalam keluarga,” ujarnya.

Perayaan Natal di RS Estomihi Medan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh makna. Para pasien dan keluarga yang hadir mengaku merasa dikuatkan dan dihibur melalui firman Tuhan, doa bersama, serta kebersamaan dalam suasana Natal yang penuh kasih.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kerohanian yang humanis, inklusif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk di lingkungan rumah sakit, agar setiap keluarga merasakan bahwa Allah sungguh hadir untuk menyelamatkan dan menyertai mereka dalam setiap musim kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *