Medan (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas, H. M. Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., M.A., memberikan bimbingan dan arahan kepada para Guru Maghrib Mengaji se-Kecamatan Medan Amplas. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA Medan Amplas, Jalan Garu IV No. 10 Kelurahan Harjosari I, ini merupakan rangkaian pembinaan yang digelar lima kali pertemuan per zona kelurahan di wilayah tersebut.
Kegiatan pembinaan ini juga diisi dengan Tahsiinul Qur’an oleh Qori Nasional H. Ahmad Muhajir, S.Pd.I, yang memberikan pelatihan terkait makhrajul huruf dan cara membaca Al-Qur’an yang benar.
Dalam sambutannya, H. M. Lukman Hakim menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan memiliki harapan besar agar para Guru Maghrib Mengaji memiliki wawasan luas tentang ilmu Al-Qur’an, sehingga dari tangan mereka akan lahir generasi Qur’ani yang berprestasi di masa mendatang.
“Saya banyak menemukan guru Maghrib Mengaji yang pemahamannya tentang bacaan Al-Qur’an masih belum maksimal. Karena itu, KUA Medan Amplas menghadirkan Qori Nasional sekaligus putra daerah, H. Ahmad Muhajir, agar para guru dapat menimba ilmu langsung dari ahlinya,” ujar Lukman.
Selain bimbingan bacaan Al-Qur’an, kegiatan ini juga diisi dengan arahan dari Khalid Al-Barbawi, S.T., selaku Koordinator Maghrib Mengaji Kecamatan Medan Amplas. Ia memberikan pembekalan terkait pengadministrasian, pengusulan, dan pembuatan laporan pertanggungjawaban (LPJ) bagi para Guru Maghrib Mengaji agar tidak mengalami kendala dalam sistem penginputan aplikasi digital.
“Saat ini pengusulan Guru Maghrib Mengaji sudah menggunakan sistem digital. Karena itu, para guru harus terus memperbarui informasi agar laporan mereka tidak tertolak dalam sistem,” jelas Khalid.
Dalam kesempatan yang sama, Lukman juga menyampaikan bahwa KUA Medan Amplas saat ini mendapatkan kuota 104 orang Guru Maghrib Mengaji dari Pemerintah Kota Medan. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya sebanyak 94 orang, setelah pihak KUA melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Medan untuk mendapatkan tambahan alokasi.
“Kita tentu berharap bantuan layanan sosial ini tepat sasaran dan menambah semangat para guru Maghrib Mengaji dalam mendidik anak-anak. Semoga dari pembinaan ini akan lahir Qori dan Qoriah Kota Medan yang berprestasi di masa mendatang,” tutup Lukman.
Kegiatan tersebut berjalan lancar dan penuh semangat. Para Guru Maghrib Mengaji tampak antusias mengikuti pembinaan, yang tidak hanya memperdalam ilmu baca Al-Qur’an, tetapi juga meningkatkan profesionalisme mereka sebagai pendidik generasi Qur’ani di Kecamatan Medan Amplas.

