Ka. KUA Medan Amplas Buka Puasa Bersama BKAD dan Dishub Sumut, Tekankan Ramadan sebagai Madrasah Takwa

Medan (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., M.A., menyampaikan tausiyah dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Momentum Ramadan sebagai Madrasah dalam Membangun Karakter Mulia Aparatur Pemerintah” tersebut dihadiri Kepala BKAD Sumatera Utara H. Timor Tumanggor, S.Sos., M.AP., Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yudha Pratiwi Setiawan, S.STP., M.AP., serta jajaran pegawai dari kedua instansi.

Dalam tausiyahnya, Lukman Hakim Hasibuan menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk menempa diri dalam sebuah episentrum pendidikan spiritual yang ia sebut sebagai “Madrasah Takwa.”

Menurutnya, orang-orang beriman memanfaatkan bulan suci ini untuk melatih diri melalui berbagai ibadah seperti puasa, shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, serta memperbanyak sedekah guna meraih derajat muttaqin.

“Ramadan adalah madrasah spiritual yang mengajarkan kita mengendalikan hawa nafsu, meningkatkan kedisiplinan dalam beribadah, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Kebiasaan-kebiasaan baik ini diharapkan dapat terus berlanjut meskipun Ramadan telah berlalu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan empat tips agar Ramadan benar-benar menjadi madrasah takwa bagi setiap muslim.

Pertama, pengendalian diri (madrasah hawa nafsu), yaitu menahan diri tidak hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari perkataan sia-sia, kebohongan, serta perbuatan maksiat sebagai bentuk penguatan kontrol diri.

Kedua, peningkatan ibadah (madrasah spiritual) dengan melaksanakan shalat tarawih, memperbanyak tadarus Al-Qur’an, serta melakukan i’tikaf secara konsisten untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ketiga, pendidikan sosial (madrasah sosial) melalui peningkatan kepedulian terhadap sesama dengan memperbanyak sedekah, menunaikan zakat fitrah, serta memberi makan orang yang berpuasa.

Keempat, disiplin waktu, yakni memanfaatkan waktu sahur dan berbuka puasa sebagai sarana melatih kedisiplinan dan kesabaran dalam menjalani kehidupan.

“Jangan sampai kita menjadi bagian dari orang-orang yang celaka sebagaimana disebutkan dalam hadis, yaitu mereka yang diberi kesempatan bertemu Ramadan namun tidak memperoleh ampunan dari Allah SWT. Dengan menjalankan empat hal tersebut, insya Allah akan terbentuk pribadi yang bertakwa, senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, sehingga kehidupan setelah Ramadan menjadi lebih baik,” tutur Lukman.

Sementara itu, Kepala BKAD Sumatera Utara, H. Timor Tumanggor, S.Sos., M.AP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara BKAD dan Dinas Perhubungan Sumatera Utara yang secara kebetulan berada dalam satu kompleks perkantoran.

“Kolaborasi kegiatan buka puasa bersama yang diisi dengan tausiyah ini insya Allah mampu memperkuat sinergi kinerja kedua instansi dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, kemudian diakhiri dengan buka puasa bersama serta dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *