Kasi Penmad: Hardiknas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Pendidikan Berkarakter

Medan (Humas) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., M.M., memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan, Jalan Pelajar, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (2/5/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh para santri, dewan guru, serta jajaran pimpinan pesantren dengan penuh semangat kebangsaan. Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah dan pesantren.

Dalam amanatnya, Yose Rizal menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

“Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tekad kita dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkarakter. Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berakhlakul karimah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

“Guru harus menjadi agen perubahan. Di era digital saat ini, kita dituntut untuk lebih inovatif dan kreatif dalam mendidik. Namun, nilai-nilai moral dan spiritual tetap harus menjadi fondasi utama dalam setiap proses pembelajaran,” tambahnya.

Yose Rizal juga memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan yang dinilai konsisten dalam mengintegrasikan pendidikan keagamaan dan pendidikan umum secara seimbang.

“Pesantren memiliki kekuatan dalam membentuk karakter. Ini adalah modal besar dalam menciptakan generasi unggul yang tidak hanya siap bersaing secara global, tetapi juga tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman,” tuturnya.

Di akhir amanatnya, ia mengajak seluruh peserta upacara untuk terus menjaga semangat belajar dan mengajar dengan penuh keikhlasan serta tanggung jawab.

“Mari kita jadikan Hardiknas ini sebagai titik tolak untuk terus bergerak maju, memperbaiki kualitas diri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Medan,” pungkasnya.

Kegiatan upacara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar dunia pendidikan Indonesia semakin maju, berkualitas, dan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *