Medan (Humas) – Sebanyak 22 pasangan resmi menjadi suami istri dalam puncak kegiatan nikah massal gratis yang diselenggarakan Pengajian An-Nisa bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal. Kegiatan berlangsung di Raz Hotel & Convention, Jalan Dr. Mansyur Nomor 186, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-25 Pengajian An-Nisa sekaligus bentuk kepedulian sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan pernikahan.
Acara diawali pembukaan oleh protokol dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hj. Rika Harnita.
Selanjutnya dilaksanakan prosesi akad nikah terhadap dua pasangan yang mewakili 22 pasangan peserta, yakni Raihan Al Azmi dengan Anggi Dwinda F. Nasution serta Rino Abdi Widodo dengan Alifia Zahra. Prosesi akad nikah dipandu Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., dengan dibantu Penghulu KUA Medan Sunggal Hamka Husein Hasibuan, M.A. Saksi nikah yakni H. Sakoanda Siregar, S.Ag., Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara, dan Thamrin, staf Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sumatera Utara.
Setelah prosesi akad nikah, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Tepuk Sakinah” yang dipimpin Kepala KUA Medan Sunggal, Agus Salim, dan diikuti oleh seluruh 22 pasangan pengantin. Selanjutnya, Ahmad Syafi’i Harahap, S.Ag., menyampaikan tausiyah pernikahan mengenai pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. “Terwujudnya rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah antara lain ditandai dengan suami senantiasa berkata lemah lembut kepada istrinya, begitu juga istri ketika dipandang oleh suami dapat menyenangkan hati serta taat dan patuh kepada suami,” ujarnya.
Ketua panitia, Juniwaty, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan nikah massal gratis tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada awalnya panitia mengalami kesulitan mendapatkan peserta, namun setelah menjalin kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amalia (YPSA), akhirnya terkumpul 22 pasangan. “Awalnya kami sangat sulit mendapatkan peserta untuk nikah massal gratis. Namun, setelah bekerja sama dengan YPSA, akhirnya kami berhasil mendapatkan 22 pasangan. Semoga mereka menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ungkap Juniwaty
Ketua Pengajian An-Nisa, Mastiah Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan nikah massal gratis merupakan salah satu kegiatan sosial yang baru dilaksanakan dalam rangka Milad ke-25 Pengajian An-Nisa. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Medan, KUA Medan Sunggal, serta Pembina Pengajian An-Nisa Hj. Rahmawaty Raz. “Di Milad ke-25 ini, Pengajian An-Nisa akhirnya dapat melaksanakan nikah massal gratis. Alhamdulillah, sebanyak 22 pasangan mengikuti kegiatan ini. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemko Medan, KUA Medan Sunggal beserta jajarannya, dan keluarga besar YPSA, menjadi bagian penting hingga kegiatan ini dapat terlaksana,” kata Mastiah Harahap.
Pembina Pengajian An-Nisa, Hj. Rahmawaty Raz, mengatakan dirinya memberikan dukungan penuh ketika program nikah massal gratis tersebut disampaikan oleh Ketua Pengajian An-Nisa. Bahkan, ia meminta agar pelaksanaannya dipercepat. “Salah satu pekerjaan yang harus disegerakan adalah menikahkan anak perempuan yang sudah memiliki calon. Karena itu, ketika program ini disampaikan, saya sangat setuju dan meminta agar segera dilaksanakan,” ujarnya. Sebagai bentuk dukungan, keluarga besar YPSA juga memberikan fasilitas penginapan gratis di Raz Hotel & Convention kepada 22 pasangan peserta nikah massal.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sambutan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan mendukung berbagai program sosial dan keumatan, termasuk nikah massal gratis. “Pemerintah Kota Medan sangat mendukung program keumatan dan sosial seperti nikah massal gratis. Selain bantuan dari Pemerintah Kota Medan, kami sekeluarga juga akan memberikan uang saku kepada 22 pengantin untuk dapat digunakan sebagai ongkos pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya. Acara ditutup dengan dokumentasi bersama dan hiburan. Kegiatan nikah massal gratis ini menjadi wujud sinergi antara Pengajian An-Nisa, KUA Medan Sunggal, YPSA, Pemerintah Kota Medan, dan berbagai pihak dalam memberikan kemudahan layanan pernikahan sekaligus membantu pasangan pengantin memulai kehidupan rumah tangga dengan penuh harapan menuju keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.(Paidi).

