Menuju Pelantikan Pengurus Wilayah POKJALUH Sumut, Panitia Gelar Rapat Koordinasi

Medan (Humas) — Dalam rangka mempersiapkan pelantikan Pengurus Wilayah Kelompok Kerja Penyuluh (POKJALUH) Sumatera Utara, panitia pelaksana menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan. Agenda pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 21–22 September 2026 di Balai Diklat Keagamaan Medan.

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh para Penyuluh Agama Islam dari Kota Medan, Langkat, dan Binjai. Pertemuan menjadi momentum penting bagi panitia untuk menyatukan persepsi, memperkuat komunikasi, serta membagi tugas dan tanggung jawab agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara tertib, lancar, dan sukses.

Dalam rapat tersebut, panitia membahas sejumlah agenda yang berkaitan dengan kesiapan pelaksanaan, mulai dari teknis kegiatan, susunan acara, pembagian tugas kepanitiaan, kesiapan tempat, undangan, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Setiap bidang diberikan kesempatan menyampaikan perkembangan persiapan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu disempurnakan sebelum hari pelaksanaan.

Salah seorang panitia menyampaikan bahwa koordinasi menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh unsur yang terlibat memahami tugas masing-masing. Menurutnya, pelantikan bukan hanya sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun semangat baru dalam memperkuat peran POKJALUH sebagai wadah koordinasi para Penyuluh Agama Islam.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Kita ingin setiap bidang memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga pada saat pelaksanaan nanti seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan khidmat,” ujarnya.

Pelantikan Pengurus Wilayah POKJALUH Sumatera Utara diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi para Penyuluh Agama Islam di berbagai daerah. Keberadaan POKJALUH diharapkan tidak hanya menjadi wadah komunikasi, tetapi juga dapat mendorong peningkatan profesionalitas, kompetensi, dan kualitas pelayanan penyuluhan agama kepada masyarakat.

Para penyuluh memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan sekaligus mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Karena itu, penguatan kapasitas dan sinergi antarpengurus serta anggota POKJALUH menjadi salah satu langkah penting agar program penyuluhan semakin adaptif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Melalui kepengurusan yang baru, kita berharap POKJALUH Sumatera Utara semakin aktif membangun komunikasi dan kolaborasi antarpengurus maupun penyuluh. Program yang disusun nantinya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyuluh sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” lanjutnya.

Panitia pelaksana juga menekankan pentingnya kebersamaan seluruh pihak dalam menyukseskan agenda tersebut. Dengan koordinasi yang solid, berbagai kendala yang mungkin muncul dapat diantisipasi sejak awal, sementara setiap tahapan persiapan dapat dilakukan secara lebih terarah dan terukur.

Rapat koordinasi ditutup dengan komitmen bersama seluruh panitia untuk terus melakukan persiapan dan komunikasi hingga hari pelaksanaan. Semangat kebersamaan dan kolaborasi diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pelantikan Pengurus Wilayah POKJALUH Sumatera Utara yang sukses, khidmat, dan memberikan semangat baru bagi para Penyuluh Agama Islam dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *