MIN 1 Medan Gelar Pelatihan AI untuk Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Digital

Medan (Humas) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Medan menggelar pelatihan bertajuk Mengenal Artificial Intelligence (AI) untuk Mempermudah dan Memperkaya Khazanah Keilmuan Guru, yang dilaksanakan pada Sabtu (11/04/2026). Kegiatan ini menghadirkan Widyaswara BKD Medan, Lutfi Maulana Nst, M.Pd., sebagai narasumber utama.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam memanfaatkan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), sebagai sarana pendukung pembelajaran yang efektif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Plt Kepala MIN 1 Kota Medan, Ali Sanusi Rambe, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Ia mengingatkan bahwa ungkapan “didiklah anak sesuai dengan zamannya” kini menjadi sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Guru harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan menarik bagi siswa,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh guru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya wawasan serta meningkatkan kualitas diri, sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan di kelas.

Sementara itu, Pengawas Madrasah MIN 1 Kota Medan, Naila Amna, M.Psi., turut memberikan penguatan kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi pendidikan menjadi kebutuhan utama bagi guru di era saat ini.

“Jika kita tidak mau berubah dan mengikuti perkembangan zaman, maka kita akan tertinggal. Guru harus terus belajar dan membuka diri terhadap hal-hal baru demi kemajuan peserta didik,” tegasnya.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung mulai pukul 12.45 hingga 17.30 WIB ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh guru. Dalam penyampaiannya, Lutfi Maulana Nst mengajak para guru untuk terlebih dahulu menyadari bahwa sejatinya guru juga merupakan pembelajar sepanjang hayat.

“Kita ini juga peserta didik. Jika kita tidak mau belajar, maka kita akan sulit berkembang. Guru bukanlah sosok yang selalu paling benar, tetapi yang paling memahami potensi setiap siswa dan mampu mengembangkannya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan AI dapat membantu guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) hingga Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dengan lebih mudah, cepat, dan terarah sesuai tujuan pembelajaran.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta terlihat serius mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga praktik sederhana penggunaan AI dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.

Di akhir kegiatan, Lutfi Maulana Nst memberikan tugas proyek sederhana kepada seluruh peserta sebagai bentuk evaluasi sekaligus tindak lanjut dari pelatihan yang telah diberikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru MIN 1 Kota Medan semakin termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi dalam memanfaatkan teknologi, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *