MTsN 1 Medan Laksanakan Survei Nasional Sahabat KBC bagi Guru dan Murid

Medan (Humas) MTsN 1 Medan melaksanakan Survei Nasional Sahabat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi guru dan murid pada 20–22 Oktober 2026. Dalam kegiatan ini, madrasah mendapat waktu pelaksanaan selama tiga hari. Survei tersebut dilaksanakan melalui aplikasi Sahabat KBC yang dihadirkan oleh Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama. Pesertanya adalah 54 siswa dan 5 guru yang mengisi survei di laboratorium komputer madrasah.

Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., menjelaskan tujuan kegiatan ini. Menurutnya, survei ini bertujuan agar madrasah memperoleh gambaran penerapan KBC yang lebih terukur. “Survei KBC ini diikuti oleh 54 siswa dan 5 guru MTsN 1 Medan sesuai dengan surat edaran, semoga hasil survei ini nanti membawa kebaikan bagi madrasah, khususnya MTsN 1 Medan,” tutur Syakhrim.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Sartika Anggraini, S.Pd., menyampaikan bahwa seluruh guru dan siswa yang terpilih sangat antusias mengikuti survei ini. “Alhamdulillah, survei Sahabat KBC ini terlaksana dengan lancar dan responden yang terpilih, baik guru maupun siswa, seluruhnya dapat mengikuti kegiatan survei ini di laboratorium komputer madrasah,” ujar Sartika. “Semoga hasilnya dapat menjadi masukan bagi penguatan kurikulum madrasah,” lanjutnya.

Salah seorang guru yang mengikuti survei, Nur Maharani, S.Pd., turut berbagi pengalamannya. Ia mengungkapkan bahwa jumlah soal yang diberikan sebanyak 60 soal. Soal-soal tersebut terdiri atas delapan dimensi, yaitu pemahaman, perencanaan, implementasi, budaya, dukungan, refleksi, dampak, dan kemitraan. “Walaupun pada awalnya agak sulit menjawab soal, alhamdulillah semua soal dapat diselesaikan dengan baik karena sebenarnya semua soal mencakup kegiatan pembelajaran sehari-hari di madrasah,” ungkapnya.

Dari kalangan siswa, Jihan Izzatunnisa (kelas VIII-J) mengatakan bahwa ia tidak menemui kendala berarti dalam menjawab soal. “Soal-soalnya tidak terlalu sulit menurut saya, karena pertanyaannya mencakup sikap guru di kelas, pelajaran di kelas, sikap siswa di kelas, bahkan ada juga pertanyaan tentang lingkungan madrasah,” katanya. “Alhamdulillah, saya selesai menjawab soal dalam waktu kurang lebih satu jam,” tutur Jihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *