PAI KUA Medan Amplas Galakkan Tahsin Al-Qur’an Sambut Ramadan

Medan (Humas) – Menyongsong bulan suci Ramadan yang penuh kemuliaan, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Medan Amplas menggalakkan gerakan tahsin Al-Qur’an di tengah Ibu-ibu pengajian Baitussholihin, Kelurahan Harjosari pada Rabu (25/02/2026).


Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadan”. Dalam suasana penuh kekhusyukan, penyuluh agama mengajak para jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an, tidak sekadar mengejar kuantitas.


Dalam tausiyahnya disampaikan bahwa Ramadan merupakan Syahrul Qur’an atau bulan diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk memperbanyak interaksi dengan kitab suci, terlebih dengan bacaan yang sesuai kaidah tajwid.


“Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Setiap huruf yang kita baca bernilai pahala dan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT melampaui perhitungan manusia,” ujarnya di hadapan para jamaah.


Ia juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an kelak akan menjadi syafaat atau penolong di hari kiamat bagi mereka yang rajin membacanya dan bersungguh-sungguh mempelajarinya. Menurutnya, janji tersebut menjadi motivasi spiritual bagi setiap Muslim untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.


“Al-Qur’an akan datang sebagai penolong bagi orang-orang yang membacanya. Terutama bagi mereka yang bersusah payah mempelajari dan memperbaiki bacaannya,” tambahnya.


Melalui metode tahsin, penyuluh menekankan pentingnya memperhatikan makhraj dan sifat huruf agar makna ayat tetap terjaga. Membaca dengan benar dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap kalam Allah SWT sekaligus wujud kesungguhan dalam beribadah.


“Membaca Al-Qur’an adalah rida Allah, namun membacanya dengan benar (tahsin) adalah bentuk penghormatan kita terhadap kalam-Nya. Terlebih di bulan Ramadan, mari kita hiasi lisan kita dengan tartil yang indah,” ungkapnya.


Para anggota pengajian Baitussholihin tampak antusias mengikuti bimbingan teknis tahsin tersebut. Kegiatan diakhiri dengan praktik membaca Al-Qur’an yang dikoreksi secara personal, menciptakan suasana belajar yang interaktif dan hangat.


Melalui bimbingan ini, diharapkan jamaah Kelurahan Harjosari dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih berkualitas serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam keseharian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *