Medan (Humas) — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Muballigh Antar Mesjid (IMAM) Indonesia Maju menggelar kegiatan Tadarus Al-Qur’an pada Kamis (12/03/2026) di kediaman Dr. Erna Suriani, M.Pd.I., Gang Amal, Jalan Sakti Lubis, Kecamatan Medan Amplas. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPP IMAM Indonesia Maju serta para qari dan qariah nasional maupun internasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pendiri IMAM Indonesia Maju H. Sutrisno beserta istri, Ketua Umum IMAM Indonesia Maju Drs. H. Zunaidi beserta istri, Sekretaris Jenderal Ustadz Samy Akhyar, M.Pd.I., serta Bendahara Umum Dr. Erna Suriani, M.Pd.I., yang juga menjadi tuan rumah kegiatan. Selain itu, sejumlah pengurus DPP IMAM Indonesia Maju dan para qari-qariah nasional maupun internasional turut memeriahkan kegiatan tadarus yang berlangsung penuh kekhidmatan tersebut.
Pada kesempatan itu, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Amplas, Dr. Syarto, Lc., M.A., menyampaikan tausiyah dengan tema tadabbur Surah Ali Imran ayat 110 tentang konsep Umat Khairiyah atau umat terbaik.
Dalam pemaparannya, Dr. Syarto menjelaskan bahwa terdapat tiga syarat utama untuk menjadi umat terbaik sebagaimana disebutkan dalam ayat tersebut. Pertama, umat Islam harus mengambil bagian dalam mengajak kepada kebaikan (amar ma’ruf). Kedua, berperan dalam mencegah kemungkaran (nahi munkar). Ketiga, memiliki keimanan yang kuat kepada Allah SWT.
Menurutnya, ketiga prinsip tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Dakwah tidak hanya menjadi tanggung jawab para muballigh atau tokoh agama saja, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh umat Islam sesuai dengan kapasitas dan peran masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dakwah dapat dilakukan melalui berbagai cara dan media yang positif. “Dakwah tidak selalu harus disampaikan dari mimbar. Setiap muslim dapat mengambil peran sesuai kemampuannya, baik melalui tulisan, media sosial, kegiatan sosial, pendidikan, maupun melalui aktivitas kemasyarakatan lainnya,” jelasnya di hadapan para peserta tadarus.
Kegiatan tadarus Al-Qur’an tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh nuansa spiritual. Selain pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh para qari dan qariah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar pengurus dan tokoh yang tergabung dalam IMAM Indonesia Maju.
Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan semangat dakwah dan kebersamaan dalam membangun kehidupan umat yang lebih baik.

