Medan (Humas) — Kementerian Agama melalui Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Amplas, Nurbaity Lubis, melaksanakan kegiatan pembinaan baca Al-Qur’an (tahsin) bagi ibu-ibu Majelis Taklim yang berlangsung di Masjid Ridho Sobirin, Jalan Garu VI, Kecamatan Medan pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin yang bertujuan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di kalangan jamaah, khususnya kaum ibu sebagai pilar pendidikan agama dalam keluarga. Suasana pembelajaran berlangsung khidmat, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.
Dalam pelaksanaannya, Nurbaity Lubis memberikan materi secara bertahap dengan pendekatan talaqqi dan musyafahah, yakni membaca secara langsung di hadapan pembimbing untuk kemudian dikoreksi. Setiap peserta memperoleh kesempatan membaca ayat-ayat Al-Qur’an secara bergiliran, sementara penyuluh memberikan perbaikan pada aspek makharijul huruf, panjang pendek bacaan (mad), serta penerapan hukum tajwid. Selain praktik membaca, peserta juga diberikan pemahaman teori dasar agar kesalahan bacaan tidak terulang dalam pembacaan berikutnya.
Nurbaity Lubis dalam arahannya menegaskan pentingnya belajar tahsin secara berkelanjutan. “Membaca Al-Qur’an tidak hanya sekadar lancar, tetapi harus benar sesuai dengan kaidah tajwid. Dengan bacaan yang baik dan benar, insyaAllah nilai ibadah kita semakin sempurna,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa ibu-ibu majelis taklim memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di lingkungan keluarga. “Jika seorang ibu mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil, maka ia akan lebih mudah membimbing anak-anaknya di rumah,” tambahnya.
Salah satu peserta majelis taklim menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kegiatan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan adanya pembinaan tahsin ini. Banyak kesalahan bacaan yang sebelumnya tidak kami sadari, kini bisa diperbaiki sedikit demi sedikit,” ungkapnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin agar kemampuan membaca Al-Qur’an jamaah semakin meningkat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk jamaah yang tidak hanya rajin membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami pentingnya membaca secara tartil dan sesuai tuntunan. Pembinaan tahsin ini menjadi wujud nyata komitmen Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Amplas dalam memperkuat literasi Al-Qur’an serta membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

