PAI Medan Amplas Sampaikan Salat Bukan Beban, Melainkan Kewajiban dan Kebutuhan

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Amplas, Dr. Syarto, mengisi tausiyah Ramadan di Masjid Salamiyah pada Ahad (22/2/2026). Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema “Salat Bukan Beban, tetapi Kewajiban bahkan Kebutuhan Manusia.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Salamiyah, H. Komaruddin Sagala, serta jamaah warga sekitar yang mengikuti kajian dengan penuh perhatian. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan.

Dalam penyampaiannya, Syarto menegaskan bahwa salat adalah kewajiban yang telah ditetapkan Allah SWT bagi setiap Muslim. Namun lebih dari itu, salat juga merupakan kebutuhan dasar manusia untuk menjaga keseimbangan spiritual dan moral dalam kehidupan sehari-hari.

“Sering kali salat dipersepsikan sebagai beban karena dilakukan sebatas rutinitas. Padahal, salat adalah kebutuhan ruhani yang menghadirkan ketenangan, kekuatan, dan arah hidup,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan bahwa salat yang ditegakkan dengan kesadaran dan kekhusyukan akan membentuk karakter serta mencegah perbuatan keji dan mungkar. Karena itu, kualitas salat menjadi faktor penting dalam membangun pribadi yang berintegritas dan berakhlak mulia.

Syarto juga mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum evaluasi dan perbaikan ibadah, khususnya dalam menjaga konsistensi dan kekhusyukan salat lima waktu. Menurutnya, keberhasilan seorang Muslim tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah yang dilakukan, tetapi dari dampaknya terhadap perilaku dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, H. Komaruddin Sagala menyampaikan apresiasi atas tausiyah yang disampaikan. Ia berharap materi tersebut dapat meningkatkan kesadaran jamaah untuk lebih disiplin dan ikhlas dalam menunaikan salat sebagai kewajiban sekaligus kebutuhan spiritual.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh jamaah senantiasa diberikan kekuatan untuk memperbaiki kualitas ibadah dan menjadikan salat sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *