PAI Medan Amplas Sampaikan Tekankan Larangan Berbuat Curang dalam Kehidupan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas, Dr. H. Syarto Syarief, Lc., M.A., menyampaikan tausiyah sekaligus memimpin salat tarawih berjamaah di Masjid Salamiyah, Jalan Garu III, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Senin (09/03/2026).

Dalam tausiyahnya, Syarto mengangkat tema “Al-Qur’an dan Hadis sebagai Pedoman Hidup: Larangan Curang dalam Kehidupan.” Ia menjelaskan bahwa ajaran Islam memberikan pedoman yang jelas bagi umat manusia untuk menjalani kehidupan yang jujur, adil, dan amanah. Menurutnya, Al-Qur’an dan hadis secara tegas melarang berbagai bentuk kecurangan yang dapat merugikan orang lain, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam aktivitas ekonomi.

Dalam penjelasannya, Syarto menyampaikan bahwa terdapat setidaknya empat bentuk kecurangan yang harus dihindari oleh setiap muslim. Pertama, kecurangan dalam kualitas, yakni memberikan barang atau layanan yang tidak sesuai dengan mutu yang dijanjikan. Kedua, kecurangan dalam kuantitas, seperti mengurangi timbangan atau takaran dalam transaksi.

Ketiga, kecurangan dalam harga, yaitu mengambil keuntungan secara tidak wajar sehingga merugikan pihak lain. Sementara yang keempat adalah kecurangan dalam waktu, seperti menunda pekerjaan atau pelayanan yang seharusnya dapat diselesaikan tepat waktu.

“Islam mengajarkan kejujuran dan amanah dalam setiap aspek kehidupan. Setiap bentuk kecurangan, sekecil apa pun, pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan merusak kepercayaan dalam masyarakat,” ujar Syarto di hadapan para jamaah.

Ia juga menegaskan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum yang tepat bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri serta memperkuat kembali nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tausiyah berlangsung dalam suasana khidmat dengan perhatian penuh dari para jamaah yang hadir. Setelah penyampaian tausiyah, rangkaian ibadah malam dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah yang dipimpin langsung oleh Dr. Syarto sebagai imam.

Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Salamiyah menyampaikan apresiasi atas tausiyah yang disampaikan. Mereka berharap kegiatan tausiyah Ramadan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana pembinaan spiritual bagi jamaah, sekaligus memperkuat nilai-nilai kejujuran dan amanah dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *