Medan (Humas) – Pembinaan Rohani dan Mental dilaksanakan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Medan, Jalan Candi Borobudur Nomor 2, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan spiritual bagi peserta dalam membangun keteguhan iman di tengah pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Melalui pembinaan rohani, peserta diajak untuk menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam bersikap, mengambil keputusan, serta melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan diikuti dengan penuh perhatian oleh peserta yang hadir.
Firman Tuhan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Tiurma Butar-Butar, S.Th., P.Ak. Ia menyampaikan pentingnya menjadikan iman sebagai dasar dalam menjalani kehidupan, termasuk ketika melaksanakan tugas dan menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, seseorang yang memiliki landasan iman akan memiliki pegangan untuk tetap menjalankan tanggung jawab dengan ketulusan dan sikap yang benar. “Melalui pembinaan rohani ini, kita diingatkan untuk terus mengandalkan Tuhan dalam menjalani setiap tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita,” ujar Tiurma Butar-Butar.
Selain itu, peserta diajak untuk memahami bahwa pelaksanaan tugas tidak hanya berkaitan dengan tanggung jawab pekerjaan, tetapi juga dapat menjadi bentuk pelayanan kepada sesama. Tiurma Butar-Butar menekankan bahwa setiap tugas perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh, disertai sikap peduli dan kesadaran bahwa pekerjaan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Ia juga mengingatkan peserta agar tetap menjaga nilai-nilai kebaikan dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing. “Apa pun tugas yang kita lakukan, hendaknya dikerjakan dengan sungguh-sungguh, karena melalui tugas tersebut kita juga dapat menjadi berkat bagi orang lain,” katanya.
Senada dengan hal itu, pembinaan rohani memberikan penguatan agar peserta mampu membawa nilai-nilai iman ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan pekerjaan. Nilai keimanan dapat menjadi pedoman untuk membangun sikap disiplin, bertanggung jawab, saling menghargai, serta peduli terhadap sesama. Sementara itu, pembinaan tersebut juga menjadi momentum bagi peserta untuk melakukan refleksi terhadap cara menjalankan tugas dan memperlakukan orang lain. Dengan demikian, iman tidak hanya dipahami sebagai keyakinan pribadi, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku dan tindakan nyata.
Kegiatan pembinaan rohani tersebut turut dihadiri oleh Natalina Hutagalung dan Natalina Tumanggor. Kehadiran peserta menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan rohani di tengah aktivitas kedinasan sekaligus membangun kebersamaan dalam lingkungan kerja. Selain itu, suasana kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyimak penyampaian firman Tuhan secara utuh. Rangkaian kegiatan berjalan dengan baik hingga selesai.
Melalui pembinaan rohani di Damkar Kota Medan, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya menjadikan iman sebagai landasan dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan dapat diterapkan dalam sikap, perkataan, dan tindakan ketika melaksanakan tanggung jawab sehari-hari. Selain itu, penguatan spiritual diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang dilandasi ketulusan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab. Pembinaan rohani diharapkan terus memberikan manfaat dalam membentuk pribadi yang memiliki keteguhan iman sekaligus mampu menjalankan tugas dengan baik.

