Medan (Humas) – Pengawas Guru Agama Katolik Kota Medan, Dra. Sarmin Sihombing, M.Pd., melaksanakan monitoring pelaksanaan Ujian Sumatif Akhir Semester (SAS) di SD Assisi, Jl. Anggrek Raya No. 24A, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, pada Rabu, 03 Desember 2025 pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kehadirannya disambut hangat oleh Kepala SD Assisi serta para guru, khususnya para guru Agama Katolik.
Dalam sambutannya, Sarmin Sihombing menegaskan bahwa kegiatan monitoring bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan. “Monitoring ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, tertib, dan sesuai prosedur, serta menjaga integritas ujian,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Ujian harus menjadi sarana yang jujur dan objektif untuk mengukur pemahaman peserta didik. Karena itu, disiplin dan suasana yang kondusif sangat penting.”
Kepala SD Assisi menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pengawas yang memberikan pendampingan langsung di lapangan. “Kami sangat terbantu dengan monitoring ini. Kehadiran pengawas membuat kami semakin yakin bahwa pelaksanaan ujian di sekolah berjalan sesuai standar,” ujarnya. Ia menambahkan, “Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan agar kualitas pendidikan dapat terus meningkat.”
Selama monitoring, pengawas memeriksa berbagai aspek, termasuk kedisiplinan peserta didik, kesiapan ruang ujian, tata letak tempat duduk, pelaksanaan tugas pengawas ruang, hingga kelengkapan soal dan lembar jawaban. Pengawas juga memastikan prosedur penanganan situasi khusus berjalan sesuai ketentuan. “Kami ingin memastikan tidak ada kendala teknis yang mengganggu konsentrasi siswa. Setiap detail kecil sangat berpengaruh pada kenyamanan mereka dalam mengerjakan ujian,” terang Sarmin.
Suasana ujian yang tenang dan tertib menjadi perhatian penting. Ia kembali menegaskan, “Ketika lingkungan ujian tertata dengan baik, peserta didik dapat mengerjakan soal dengan lebih fokus dan jujur.” Pernyataan ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam menjaga ketertiban selama pelaksanaan evaluasi belajar.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa SAS di SD Assisi berjalan dengan sangat baik. Para siswa tampak disiplin, sementara para guru bekerja sama menjaga kelancaran ujian. Koordinasi antara pihak sekolah dan pengawas berlangsung efektif. “Kami melihat kerja sama yang baik antara guru, pengawas ruang, dan peserta didik. Ini menunjukkan bahwa budaya integritas telah tumbuh dengan baik di sekolah ini,” puji Sarmin.
Kegiatan monitoring ini mempertegas komitmen SD Assisi dalam menjaga mutu pendidikan serta integritas dalam setiap proses evaluasi. Kepala sekolah menutup kegiatan dengan menggarisbawahi nilai kolaborasi. “Kami berharap kerja sama dengan pengawas dapat terus berlanjut demi menciptakan proses belajar yang optimal, aman, dan berintegritas,” ujarnya.

