Penyuluh Agama Islam Medan Petisah Berikan Penyuluhan di Lembaga Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Medan Petisah, Nurlely, M.Sos dan Heriansyah Harahap, M.Ag, kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di Lembaga Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba pada Rabu, 03 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rutin yang ditujukan untuk memperkuat aspek spiritual para warga binaan sebagai pendukung proses pemulihan.

Dengan mengangkat tema “Sikap Seorang Muslim dalam Menghadapi Musibah”, penyuluhan ini memberikan pemahaman bahwa setiap manusia pasti diuji dengan berbagai bentuk cobaan. Penyuluh menjelaskan bahwa Islam mengajarkan sikap sabar, ikhlas, dan tawakal sebagai cara terbaik menghadapi musibah.

“Musibah bukan semata hukuman, tetapi kesempatan bagi kita untuk memperbaiki diri dan mendekat kepada Allah SWT,” ujar Nurlely dalam penyampaiannya.

Lebih lanjut, Heriansyah menegaskan bahwa kesabaran merupakan kunci utama dalam perjuangan meninggalkan kebiasaan buruk dan memulai hidup baru. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga shalat, memperbanyak doa, serta membangun lingkungan yang positif sebagai bagian dari proses pemulihan spiritual.

“Kunci pemulihan bukan hanya fisik dan mental, tetapi juga hati yang dekat dengan Allah,” tambah Heriansyah.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para peserta mengikuti dengan antusias dan berdiskusi mengenai berbagai pengalaman serta tantangan yang mereka hadapi selama menjalani rehabilitasi. Pihak Lembaga Rehabilitasi menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh Penyuluh Agama Islam. “Pendampingan spiritual ini sangat bermanfaat bagi warga binaan. Mereka merasa lebih termotivasi dan mendapat harapan baru,” ungkap salah satu perwakilan lembaga.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar para warga binaan diberikan kekuatan, kesabaran, serta keteguhan hati untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Penyuluh Agama Islam Nurlely berharap penyuluhan ini dapat menjadi energi positif dan penguat semangat bagi para peserta.

“Kami berharap mereka dapat terus berusaha menjadi pribadi yang lebih taat, lebih kuat, dan bermanfaat bagi lingkungan,” pesan Nurlely sebelum menutup kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *