Medan (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Katolik tingkat sekolah menengah Kementerian Agama Kota Medan, Dewi Sartika Simbolon, melaksanakan monitoring Pendidikan Agama Katolik pada dua satuan pendidikan di bawah naungannya, Jumat (18/09/2026). Monitoring tersebut dilaksanakan di SMA Swasta Katolik Putri Cahaya Medan dan SMP Swasta Katolik Putri Cahaya Medan yang berada dalam satu lokasi.
Monitoring diawali dengan kunjungan ke SMA Swasta Katolik Putri Cahaya Medan yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk No. 11, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Dalam kegiatan tersebut, Dewi melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik sekaligus berdialog dengan guru agama yang mengampu mata pelajaran tersebut.

Guru Pendidikan Agama Katolik di SMA Swasta Katolik Putri Cahaya Medan adalah Laurensius Kobo dan Vebri Sihombing. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari tugas kepengawasan untuk melihat pelaksanaan pembelajaran serta mendukung peningkatan kualitas layanan Pendidikan Agama Katolik di satuan pendidikan.
Usai melaksanakan monitoring di tingkat SMA, Dewi melanjutkan kegiatan ke SMP Swasta Katolik Putri Cahaya Medan yang juga berada di Jalan Hayam Wuruk No. 11. Pada kesempatan tersebut, monitoring dilaksanakan bersama guru Pendidikan Agama Katolik, yakni Santun Simanjuntak dan Gita Sibarani.
Dewi Sartika Simbolon menyampaikan bahwa kegiatan monitoring menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik sekaligus membangun komunikasi dengan para guru. “Monitoring ini menjadi ruang untuk melihat pelaksanaan pembelajaran secara langsung dan berdiskusi bersama guru agar proses pembelajaran terus berkembang,” ujar Dewi.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan terus membangun koordinasi dengan satuan pendidikan dan guru Pendidikan Agama Katolik. Kehadiran pengawas di sekolah diharapkan dapat memperkuat pendampingan dan mendukun

