Penyelenggara Agama Katolik Kemenag Medan Gelar Audiensi dengan UNIKA Santo Thomas, Jajaki Kerja Sama Pembinaan Mahasiswa

Medan (Humas) Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP., bersama Ketua Pokjaluh Agama Katolik Hamma Sitohang dan para Penyuluh Agama Katolik menggelar audiensi dengan Universitas Katolik Santo Thomas (UNIKA) Sumatera Utara, Rabu (30/09/2026). Audiensi yang berlangsung di Ruang Rektorat Kampus UNIKA, Jalan Setia Budi No. 479 F, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, ini membahas peluang kerja sama dalam pembinaan iman, karakter, dan pengembangan spiritual mahasiswa.

Dalam audiensi tersebut, Pinta hadir bersama Hamma Sitohang serta Penyuluh Agama Katolik Ricardo Simamora, Demaran Sigiro, Roni Antonius Sitanggang, Zetra Hail Saragih, dan Hekdi Jojada Sinaga. Rombongan diterima langsung oleh Rektor UNIKA Santo Thomas, Dr. Pulumun Peterus Ginting, S.Sn., M.Sn., yang didampingi pastor, suster, dan sejumlah staf kampus.

Audiensi ini menjadi ruang untuk menjajaki sinergi antara Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan dengan UNIKA Santo Thomas melalui kehadiran dan pelayanan Penyuluh Agama Katolik di lingkungan kampus. Materi audiensi menempatkan mahasiswa Katolik dan sivitas akademika sebagai kelompok yang dapat memperoleh pendampingan iman, intelektual, moral, dan sosial sesuai dengan kebutuhan lingkungan perguruan tinggi.

Pinta menyampaikan bahwa pihaknya siap menawarkan para Penyuluh Agama Katolik sebagai fasilitator dalam berbagai program pembinaan di lingkungan kampus. Program tersebut dapat berupa bina mental, rekoleksi, retret, outbound, pembinaan spiritual, serta menghadirkan narasumber untuk kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. “Kami siap menjadi fasilitator dalam pembinaan iman dan karakter mahasiswa,” ujar Pinta.

Menurut Pinta, sinergi Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan dengan UNIKA diharapkan dapat menghadirkan program pembinaan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Nilai-nilai keagamaan Katolik dapat disalurkan kepada mahasiswa Katolik, sementara mahasiswa dari agama lain juga dapat mengikuti kegiatan tertentu secara sukarela. Selain itu, para penyuluh siap mendukung kegiatan yang berkaitan dengan moderasi beragama.

Rektor UNIKA Santo Thomas, Dr. Pulumun Peterus Ginting, S.Sn., M.Sn., menyambut baik audiensi yang dilakukan Penyelenggara Agama Katolik bersama para Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan. Pihak kampus menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan tawaran sinergi tersebut serta berharap audiensi dapat menghasilkan kerja sama yang baik untuk mendukung pengembangan iman dan karakter mahasiswa. “Kami berterima kasih atas kehadiran Bimas Katolik dan para penyuluh. Semoga audiensi ini melahirkan kerja sama yang baik untuk pengembangan iman mahasiswa,” ungkapnya.

Ketua Pokjaluh Agama Katolik Kota Medan, Hamma Sitohang, mengatakan para penyuluh siap memberikan waktu dan tenaga untuk mendukung pembinaan mahasiswa UNIKA Santo Thomas. “Kami para penyuluh siap memberikan waktu dan tenaga untuk mendukung pengembangan iman dan karakter mahasiswa,” kata Hamma. Peran penyuluh dalam kerja sama tersebut dapat diarahkan sebagai fasilitator, edukator, motivator, komunikator, dan pendamping kelompok binaan.

Bentuk kerja sama yang dijajaki dapat mencakup pendalaman Kitab Suci, pembinaan spiritualitas dan karakter, dialog iman dan ilmu pengetahuan, seminar keagamaan, kepemimpinan Kristiani, literasi keagamaan, moderasi beragama, dialog lintas iman, serta kegiatan kepedulian sosial. Pendampingan juga dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan mengenali kebutuhan mahasiswa, merencanakan pembinaan, melaksanakan kegiatan, mengevaluasi perkembangan, dan melakukan tindak lanjut.

Audiensi yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut menghasilkan kesepahaman awal untuk membangun kerja sama yang baik antara Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan dan UNIKA Santo Thomas. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas pelayanan pembinaan umat di lingkungan perguruan tinggi sekaligus menghadirkan pendampingan yang kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan bagi mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *