Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Tamrin Butar-Butar, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) di MT Mawaddah, Jalan Perkutut, pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penyuluh agama dalam memberikan pendampingan serta memperkuat pemahaman keagamaan di tengah masyarakat. Melalui bimbingan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara penyuluh agama dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Tamrin Butar-Butar memberikan bimbingan keagamaan kepada peserta yang hadir di MT Mawaddah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk terus memperdalam pengetahuan agama serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan. Menurut Tamrin, bimbingan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjalankan ajaran agama secara konsisten. “Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini, saya berharap para peserta dapat semakin memahami ajaran agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan Bimluh juga menjadi ruang interaksi antara penyuluh agama dan peserta untuk memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai keagamaan. Pendekatan bimbingan yang dilakukan diharapkan dapat membantu peserta memperoleh pengetahuan yang bermanfaat sesuai dengan kebutuhan mereka. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat merupakan salah satu bentuk pelayanan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi, tetapi juga mendorong terbentuknya kehidupan masyarakat yang lebih religius.
Selain memberikan bimbingan, kegiatan ini mencerminkan komitmen Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan dalam menjalankan fungsi pembinaan keagamaan di berbagai lingkungan masyarakat. Penyuluhan menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pengamalan ajaran agama. Senada dengan hal itu, keterlibatan peserta dalam kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan kepedulian terhadap nilai-nilai kebaikan. Upaya tersebut sejalan dengan peran penyuluh agama sebagai pendamping masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Pelaksanaan Bimluh di MT Mawaddah diharapkan memberikan manfaat bagi peserta dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama. Kegiatan semacam ini juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang baik antara penyuluh agama dan masyarakat. Selain itu, kesinambungan pembinaan keagamaan diperlukan agar pesan-pesan yang disampaikan dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan terus berupaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kemenag Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam diharapkan terus mendorong pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan di berbagai lingkungan masyarakat. Kehadiran penyuluh diharapkan mampu memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk mengamalkan ajaran agama dengan baik. Dukungan masyarakat dan lembaga tempat kegiatan berlangsung juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan pembinaan keagamaan. Melalui kegiatan yang berkelanjutan, nilai-nilai keagamaan diharapkan semakin tumbuh dan memberikan dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat.

