Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Medan Denai melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (BIMLUH) bersama jamaah STM Darul Hikmah pada Selasa (21/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di kediaman Ibu Suriati, Jalan Denai Gang Galon, dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat menuntut ilmu.
Acara diawali dengan pembukaan oleh protokol, Syafruddin, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua STM gabungan kaum bapak dan ibu, H. Asmuni. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan semangat dalam menuntut ilmu agama serta menjaga kekompakan dalam organisasi.
“STM ini adalah wadah untuk saling tolong-menolong. Mari kita jaga kebersamaan, aktif dalam kegiatan mengaji, serta berperan aktif di lingkungan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam, Ustaz Khoiruz Zaman, S.H.I., menyampaikan tausiah dengan tema “Mengapa Nafsu Kita Kuat?”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa nafsu merupakan bagian dari ujian kehidupan yang diberikan Allah SWT kepada setiap manusia.
“Nafsu diciptakan sebagai penggerak kehidupan. Namun, jika tidak dikendalikan oleh iman, ia dapat menjerumuskan seseorang kepada hal-hal yang melanggar syariat,” jelasnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa kuatnya dorongan nafsu sering kali dipengaruhi oleh lemahnya iman, kurangnya zikir, serta lingkungan yang tidak mendukung kebaikan. Oleh karena itu, jamaah diingatkan untuk senantiasa memperkuat keimanan melalui ibadah yang konsisten, memperbanyak zikir, serta memilih lingkungan yang baik dan kondusif.
Ia juga menekankan bahwa kemampuan mengendalikan diri merupakan kunci keberhasilan dalam kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat. “Kesuksesan sejati bukan terletak pada mengikuti hawa nafsu, tetapi pada kemampuan menahan diri demi meraih ridha Allah SWT,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan interaktif. Para jamaah tampak antusias mengikuti tausiah, bahkan turut aktif dalam sesi tanya jawab yang membahas berbagai persoalan kehidupan sehari-hari terkait pengendalian diri dan penguatan iman.
Melalui kegiatan BIMLUH ini, diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat ukhuwah antarwarga serta mewujudkan lingkungan yang harmonis, religius, dan saling mendukung dalam kebaikan.

