Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Laksanakan Pendampingan Rohani di RSJ Bina Karsa

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., melaksanakan kegiatan pendampingan rohani kepada pasien rawat inap di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bina Karsa Medan, Jalan Palas III, Kota Medan, Rabu, (28/10/ 2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan semangat, motivasi, serta pemahaman ilmu agama kepada pasien agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pembinaan diberikan kepada pasien beragama Islam, sedangkan pasien dari agama lain memperoleh pelayanan rohani sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.

Kegiatan pendampingan diawali dengan berselawat bersama yang dipandu oleh Paidi. Para pasien mengikuti lantunan Selawat Jibril, Selawat Badar, Selawat Tibbil Qulub, dan Selawat Ibrahimiyah. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh ketenangan. Lantunan selawat tersebut diharapkan dapat menghadirkan kesejukan hati, kedamaian, serta meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Selanjutnya, Paidi menyampaikan tausiah mengenai keutamaan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber penguatan rohani bagi umat Islam. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an mengandung petunjuk dan menjadi syifa atau penyembuh dengan izin Allah SWT. “Agar kita memperoleh kesembuhan, salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan adalah senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Paidi. Ia juga mengajak para pasien untuk terus berdoa dan memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Dalam kegiatan tersebut, Paidi turut membimbing pasien rawat inap untuk membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an yang telah mereka hafal. Ia mengapresiasi kemampuan para pasien yang masih mampu melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik, bahkan sebagian memiliki suara yang merdu dan hafalan yang cukup bagus. “Ini merupakan modal yang baik untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mari kita membaca Al-Qur’an sebanyak-banyaknya, memahami maknanya, dan mengamalkannya. Al-Qur’an dapat menjadi sumber ketenangan hati, menguatkan keimanan, serta membantu kita menghadapi tekanan dan kecemasan,” tambahnya.
Paidi juga menyampaikan bahwa orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an akan memperoleh banyak keutamaan, termasuk ketenangan batin dan dorongan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Ia mengingatkan para pasien agar tidak berputus asa, terus berikhtiar, dan senantiasa memohon kesembuhan kepada Allah SWT. “Dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, semoga keimanan kita semakin meningkat, hati menjadi damai dan tenang, serta kita senantiasa berada dalam perlindungan dan rahmat Allah SWT,” tutup Paidi.

Sementara itu, Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada Paidi yang konsisten melaksanakan bimbingan, penyuluhan, dan pendampingan rohani bagi pasien rawat inap RSJ Bina Karsa Medan. Menurutnya, kehadiran penyuluh agama sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan teman berbincang, pendamping spiritual, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. “Mereka membutuhkan kehadiran kita sebagai teman berbincang dan pembimbing spiritual yang dapat menyampaikan ilmu agama untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui bimbingan rohani, kita berharap mereka memperoleh petunjuk, kekuatan, dan ketenangan dalam menjalani proses pemulihan,” ujar Agus Salim.

Kegiatan pendampingan rohani yang dilaksanakan oleh Paidi di RSJ Bina Karsa Medan merupakan bentuk nyata pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan dukungan spiritual. Melalui selawat, pembacaan Al-Qur’an, tausiah, dan motivasi keagamaan, diharapkan para pasien semakin kuat secara rohani, memiliki harapan untuk pulih, serta merasakan ketenangan dalam menjalani perawatan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen KUA Medan Sunggal untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *