Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik dan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan berkolaborasi memberikan penyuluhan rohani kepada pasien di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan, Senin (14/09/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Doa yang Tulus Memohon Kesembuhan dan Mengungkapkan Syukur” tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan spiritual bagi pasien yang sedang menjalani perawatan.
Penyuluhan dilakukan secara langsung dengan mengunjungi pasien di ruang inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan yang beralamat di Jalan Haji Misbah No. 7, Jati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam kunjungan tersebut, para penyuluh memberikan penguatan iman, mengajak pasien untuk senantiasa berdoa dengan ketulusan hati, serta menumbuhkan rasa syukur di tengah proses pengobatan dan pemulihan.
Kegiatan ini melibatkan Penyuluh Agama Katolik Hamma Sitohang selaku Ketua Pokjaluh Agama Katolik, bersama Roni Antonius Sitanggang dan Zetra Hail Saragih. Mereka berkolaborasi dengan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan, yakni Daminta Berutu, Herna Ginting, dan Otomosi Zebua. Kehadiran para penyuluh diharapkan dapat memberikan ketenangan, semangat, dan kekuatan rohani kepada para pasien.
Selain memberikan penyuluhan kepada pasien, rombongan juga berkesempatan mengunjungi Pastor Marianus Manullang OFM.Cap yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Pastor Marianus juga dikenal sebagai Pelayan Rohani di RS Santa Elisabeth Medan. Kunjungan tersebut menjadi wujud perhatian dan dukungan persaudaraan kepada sesama pelayan dan umat yang sedang menjalani masa pemulihan.
Ketua Pokjaluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Hamma Sitohang, menyampaikan bahwa pendampingan rohani menjadi bagian penting dalam memberikan penguatan kepada pasien. “Kami hadir untuk memberikan penguatan iman, mengajak pasien berdoa dengan tulus, tetap berharap akan kesembuhan, dan senantiasa bersyukur dalam setiap keadaan,” ujar Hamma. Ia berharap kolaborasi penyuluh lintas agama tersebut dapat terus dilakukan sebagai bentuk nyata pelayanan dan kepedulian Kementerian Agama kepada masyarakat.

