Penyuluh Agama Kecamatan Medan Maimun Gelar Pengajian Akbar dan Pelaksanaan Rashdul Kiblat

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kecamatan Medan Maimun menggelar Pengajian Akbar Kecamatan Medan Maimun di Masjid Ar Rahman, Gang Pelita II, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang diikuti jamaah majelis taklim dari berbagai kelurahan di Kecamatan Medan Maimun tersebut dirangkaikan dengan pelaksanaan Rashdul Kiblat sebagai momentum untuk memastikan arah kiblat masjid secara akurat melalui fenomena astronomi ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah. Pelaksanaan dua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat kualitas pelaksanaan ibadah di tengah masyarakat.

Pengajian Akbar mengangkat tema “Menjadi Pribadi yang Lebih Baik” dengan mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui perbaikan akhlak. Jamaah juga didorong untuk memperbanyak amal saleh serta menjadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk terus memperbaiki diri. Melalui tema tersebut, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Nurasiah, S.Ag. selaku Pembina Majelis Taklim Akbar Kecamatan Medan Maimun. Turut hadir Lita Maisyarah Desy Siregar, S.E.I., M.M. dan Fauzani Masruri, S.E.I. selaku Sekretaris dan Wakil Sekretaris Majelis Taklim Akbar Kecamatan Medan Maimun bersama para jamaah majelis taklim dari berbagai kelurahan di Kecamatan Medan Maimun. Kehadiran para pengurus dan jamaah menunjukkan semangat kebersamaan dalam mengikuti pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin.

Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Rashdul Kiblat. Pada waktu terjadinya fenomena Matahari tepat berada di atas Ka’bah, para peserta bersama Penyuluh Agama melakukan pengamatan bayangan benda tegak sebagai acuan untuk memastikan ketepatan arah kiblat Masjid Ar Rahman. Pelaksanaan Rashdul Kiblat berlangsung dengan tertib dan menjadi bagian dari ikhtiar menjaga ketepatan arah kiblat sebagai salah satu aspek penting dalam pelaksanaan ibadah salat. Kegiatan ini juga memberikan edukasi praktis kepada masyarakat mengenai metode ilmiah dalam menentukan arah kiblat.

Lita Maisyarah Desy Siregar, S.E.I., M.M. selaku Sekretaris Majelis Taklim Akbar Kecamatan Medan Maimun mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah mempererat silaturahmi antarjamaah, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah. Menurutnya, perpaduan antara pengajian dan pelaksanaan Rashdul Kiblat menjadi bentuk pembinaan yang memberikan manfaat baik dari sisi spiritual maupun pengetahuan.

“Pengajian Akbar yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Rashdul Kiblat ini menjadi momentum yang sangat baik untuk meningkatkan keimanan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap jamaah tidak hanya memperoleh ilmu dari tausiyah yang disampaikan, tetapi juga memahami pentingnya memastikan arah kiblat yang tepat sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah. Semoga kegiatan seperti ini terus terlaksana secara berkesinambungan dan membawa manfaat bagi umat,” ujar Lita Maisyarah Desy Siregar.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan mendapat antusiasme dari para jamaah yang hadir. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memastikan arah kiblat sesuai kaidah syariat dan ilmu pengetahuan. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan mereka dalam setiap rangkaian kegiatan hingga selesai.

Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Penyuluh Agama Kecamatan Medan Maimun dalam memberikan pembinaan keagamaan yang menyentuh aspek spiritual sekaligus edukatif. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan ilmu agama, tetapi juga pemahaman praktis yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan ibadah sehari-hari. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan guna meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *