Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Mateus Brian Purba dan Fredy Manik, melaksanakan kunjungan dan koordinasi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Timur, Kamis (24/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Kedatangan keduanya disambut Kepala KUA Kecamatan Medan Timur, H. Mukhtar, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang semakin baik antara Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan dengan jajaran KUA Medan Timur.
Dalam pertemuan tersebut, Mateus Brian Purba dan Fredy Manik menyampaikan berbagai hal terkait pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Kristen di tengah masyarakat. Pelayanan tersebut mencakup bimbingan, penyuluhan, pendampingan, serta penguatan kehidupan keagamaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui penyuluhan dan pendampingan, sekaligus membangun koordinasi dengan berbagai pihak agar pelayanan keagamaan dapat berjalan dengan baik,” ujar Mateus. Selain itu, koordinasi dengan KUA dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas penyuluh secara lebih terarah.
H. Mukhtar menyambut baik kunjungan dan koordinasi yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan. Menurutnya, komunikasi yang baik antarunsur pelayanan keagamaan diperlukan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat. “Kami menyambut baik kunjungan ini, karena sinergi dan komunikasi yang baik akan mendukung pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Medan Timur,” ungkap H. Mukhtar. Sementara itu, pertemuan tersebut juga membahas berbagai bentuk kolaborasi yang dapat dilakukan dalam mendukung pelaksanaan pelayanan keagamaan.
Mateus menjelaskan bahwa Penyuluh Agama Kristen memiliki peran untuk memberikan bimbingan dan pendampingan kepada masyarakat dalam berbagai situasi. Pelayanan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui bimbingan rohani, konseling, pelayanan sosial, dan pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin pelayanan penyuluhan tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat memberikan penguatan iman, pengharapan, serta dukungan moral dan spiritual bagi masyarakat,” tuturnya. Senada dengan hal itu, kehadiran penyuluh di berbagai ruang pelayanan menjadi bagian dari upaya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Selain itu, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan terus berupaya menjangkau berbagai lingkungan yang membutuhkan pelayanan keagamaan. Kehadiran penyuluh dapat dilakukan di rumah sakit, kepolisian, lembaga sosial, komunitas masyarakat, maupun ruang pelayanan lainnya. Mateus dan Fredy berkomitmen untuk terus menjalankan tugas secara aktif sekaligus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan keagamaan yang humanis, konstruktif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kunjungan dan koordinasi ke KUA Kecamatan Medan Timur berlangsung dengan baik dan penuh kekeluargaan. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat komunikasi antara Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan dengan jajaran KUA Medan Timur. Melalui sinergi yang terbangun, pelayanan keagamaan diharapkan mampu memberikan penguatan spiritual sekaligus mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling menghargai. Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan akan terus memperkuat koordinasi dan menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

