Penyuluh KUA Medan Denai Ajak Jamaah Amalkan Doa Sesudah Makan untuk Raih Keberkahan dan Kesehatan

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai, Khoiruz Zaman, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Mushalla Minang Sakato, Jalan Rawa I Gang Sedar II, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Senin (18/05/2026) ba’da Zuhur.

Kegiatan tersebut diikuti jamaah Majelis Taklim Minang Sakato dan dibuka oleh Ketua Majelis Taklim, Dzulbaidah. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, jamaah tampak antusias mengikuti materi keagamaan yang disampaikan.

Pada kesempatan tersebut, Khoiruz Zaman menyampaikan materi bertajuk “Amalan Sesudah Makan, Ikhtiar Memohon Keberkahan dan Kesehatan.” Ia menjelaskan pentingnya membiasakan doa dan amalan setelah makan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon keberkahan kepada Allah SWT.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa dalam Kitab Fathul Mu’in dianjurkan membaca Surah Al-Ikhlas dan Surah Quraisy setelah makan. Selain itu, doa “Bismillāhilladzī lā yadhurru ma‘asmihī syai’un fil ardhi walā fis samā’, yā Hayyu yā Qayyūm” yang disebut dalam Kitab Al-Jauharul Mauhub juga menjadi amalan untuk memohon keberkahan dan kesehatan dari makanan yang dikonsumsi.

“Melalui doa dan amalan sesudah makan, kita diajarkan untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT serta memohon agar makanan yang kita konsumsi membawa manfaat, keberkahan, dan kesehatan bagi tubuh,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan, terutama menjelang Hari Raya Iduladha ketika konsumsi daging biasanya meningkat di tengah masyarakat.

“Menjelang Hari Raya Qurban, masyarakat sering merasa khawatir mengonsumsi daging kambing atau sapi karena takut penyakit kambuh. Karena itu, selain menjaga pola makan, kita juga dianjurkan memperbanyak doa dan bertawakal kepada Allah SWT,” tambahnya.

Salah seorang jamaah, Era Armi, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan memberikan pemahaman baru tentang pentingnya amalan setelah makan.

“Materinya sangat bermanfaat dan mudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami jadi lebih memahami pentingnya doa serta menjaga pola hidup sehat sesuai ajaran agama,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Syaiful Akhyar dengan harapan agar seluruh jamaah diberikan keberkahan, kesehatan, serta ilmu yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *