Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan, Sulaiman, S.Th.I., bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Silaturahmi, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (12/12). Kehadiran beliau disambut antusias oleh jamaah yang telah memenuhi masjid sejak awal waktu.
Dalam khutbahnya, Sulaiman menyampaikan pesan penting mengenai perintah memakmurkan bumi sebagaimana diajarkan dalam Islam. Sebelum memasuki inti pesan, beliau mengingatkan jamaah bahwa manusia diberi amanah besar untuk menjaga bumi sebagai tempat hidup. “Memakmurkan bumi bukan sekadar memanfaatkan sumber daya alam, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dijaga,” ungkapnya.
Sulaiman menjelaskan bahwa terdapat dua aspek utama yang harus menjadi perhatian dalam upaya memakmurkan bumi, salah satunya adalah memperlakukan alam dengan baik. Sebelum memberikan penekanannya, beliau mengajak jamaah untuk memandang alam sebagai ciptaan Allah yang harus dihormati. “Menjaga keseimbangan alam adalah bentuk ibadah yang memiliki nilai pahala,” ujar Sulaiman.
Lebih lanjut, Sulaiman mengingatkan jamaah agar menjauhi berbagai bentuk perilaku merusak lingkungan (fasad), seperti penebangan liar, pencemaran, dan eksploitasi berlebihan yang dapat menghancurkan ekosistem. Ia menambahkan bahwa kerusakan lingkungan bukan hanya berdampak pada kehidupan saat ini, tetapi juga masa depan. “Mencegah kerusakan adalah wujud nyata dari ketaatan kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap generasi masa depan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Sulaiman mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta menjadikan masjid sebagai pusat edukasi dalam membangun kesadaran menjaga alam. Pelaksanaan Salat Jumat berlangsung dengan khidmat, dan jamaah mengikuti keseluruhan rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh perhatian. Semoga pesan yang disampaikan membuka wawasan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian bumi.

