Perkuat Sinergi Layanan Kerohanian, Pokjaluh Silaturahmi dengan Dirut RS Mitra Sejati

Medan (Humas) — Dalam rangka memperkuat sinergi layanan kerohanian bagi masyarakat, tim Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota bersama Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Medan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan, Senin (13/04/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di sela-sela pelaksanaan tugas bimbingan rohani (bimroh) pasca-Idulfitri yang rutin diberikan kepada pasien. Kedatangan tim penyuluh disambut langsung oleh Direktur Utama RS Mitra Sejati Medan, dr. Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, M.H.Kes, Sp.Kk., dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi antara penyuluh agama sebagai pelayan masyarakat di bidang keagamaan dengan institusi kesehatan dalam memberikan pelayanan yang holistik, tidak hanya secara medis tetapi juga spiritual.

Salah satu perwakilan penyuluh KUA Medan Kota, Imam Pratomo, M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan rohani merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya bagi pasien di rumah sakit.

“Alhamdulillah, kami dapat melaksanakan tugas memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien melalui bimbingan kerohanian dan penyuluhan. Di sela-sela tugas tersebut, kami juga bersyukur dapat bersilaturahmi langsung dengan Ibu Direktur Utama,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama RS Mitra Sejati Medan, dr. Elvida Sulistiana Sinaga, menyampaikan apresiasi atas peran aktif para penyuluh agama yang selama ini konsisten mendampingi pasien. Menurutnya, kehadiran layanan spiritual sangat membantu kondisi psikologis pasien dalam menjalani proses penyembuhan.

“Pendampingan rohani yang diberikan sangat berarti bagi pasien. Selain memberikan ketenangan batin, hal ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses penyembuhan secara menyeluruh,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh salah satu penyuluh, Nurbaiti Lubis, yang menegaskan bahwa bimbingan rohani di rumah sakit merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

“Kehadiran kami di tengah pasien adalah untuk memberikan ketenangan, motivasi, serta membantu mereka dalam menjalankan ibadah sesuai kondisi yang ada. Ini merupakan bagian dari pelayanan yang harus terus kita tingkatkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara penyuluh agama dan pihak rumah sakit diharapkan tidak hanya terbatas pada pemberian doa dan motivasi, tetapi juga edukasi terkait tata cara ibadah bagi pasien selama masa perawatan.

Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan kerohanian di RS Mitra Sejati Medan. Diharapkan, kolaborasi yang terjalin dapat menjadi bagian dari integrasi pelayanan kesehatan yang komprehensif, menggabungkan aspek medis dan spiritual demi kesejahteraan masyarakat Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *