Medan (Humas) – Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui berbagai perlombaan, tetapi juga dituangkan dalam rangkaian kata yang penuh makna. Perpustakaan MTsN 2 Medan mengumumkan enam pemenang Lomba Cipta Puisi Kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Pengumuman tersebut dilaksanakan pada Kamis, (20/8/2026), di Lapangan Serbaguna MTsN 2 Medan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan rasa cinta tanah air melalui karya sastra sekaligus mengasah kreativitas dalam menulis puisi. Melalui kegiatan tersebut, perpustakaan turut mendorong tumbuhnya budaya literasi dan semangat berkarya di kalangan siswa.
Berdasarkan hasil penilaian, Syakira Ulya Dermawan (IX-L) berhasil meraih Juara 1 melalui puisi berjudul “Amarah Dibalik Kabut Mesiu”. Juara 2 diraih Anami Zyan Sabrina (IX-J) dengan karya berjudul “Agni Para Satya 1945”, sedangkan Raissa Hilwana Kusuma Lbs (IX-J) meraih Juara 3 melalui puisi berjudul “Malangnya Merdeka”. Sementara itu, Afifa Fathia Batubara (VIII-I) berhasil meraih Juara Harapan 1 dengan puisi berjudul “Pusaka Dari Darah Yang Tak Terbalas”. Juara Harapan 2 diraih Nafizah Aqilah Zahrah (VIII-I) melalui karya “Kemerdekaan yang Menangis”, dan Juara Harapan 3 diraih Alif Kurnia Putra Matondang (VII-E) dengan puisi berjudul “Merdeka atau Dijajah”. Keenam siswa tersebut dinilai mampu menghadirkan karya yang kreatif, memiliki pesan, serta sesuai dengan semangat kemerdekaan yang menjadi tema perlombaan.
Pengumuman para pemenang disambut dengan antusias oleh warga MTsN 2 Medan yang hadir di Lapangan Serbaguna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan pemenang, tetapi juga memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berani menuangkan ide dan gagasannya dalam bentuk puisi. Beragam karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa siswa memiliki potensi besar dalam bidang literasi, khususnya dalam menulis karya sastra. Kepala Perpustakaan MTsN 2 Medan, Nazharatun Najmi, S.Pd berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pemenang dan peserta untuk terus membaca, menulis, serta menghasilkan karya-karya positif. Dengan demikian, semangat literasi dapat terus tumbuh dan berkembang di lingkungan madrasah.
Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, M.A. menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan para juara yang telah menunjukkan kreativitas melalui karya puisi. Pesta Berampu berharap kegiatan literasi seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi ruang bagi siswa untuk berani menuangkan gagasan serta menghasilkan karya yang positif.
“Kami mengapresiasi seluruh siswa yang telah berpartisipasi dan memberikan karya terbaiknya. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membaca, menulis, dan berkarya, karena melalui literasi ananda dapat mengembangkan potensi dan menjadi generasi yang berprestasi,” ujarnya.
Kegiatan Lomba Cipta Puisi Kemerdekaan menjadi salah satu cara Perpustakaan MTsN 2 Medan untuk memaknai HUT ke-81 RI melalui kreativitas generasi muda. Prestasi keenam pemenang menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui karya yang sederhana, tetapi sarat makna. Para siswa diharapkan tidak berhenti berkarya setelah perlombaan berakhir, melainkan terus mengembangkan kemampuan literasi sebagai bekal untuk masa depan. Perpustakaan pun akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu mendekatkan siswa dengan dunia membaca dan menulis. Today is reader, tomorrow be a leader menjadi semangat untuk menjadikan literasi sebagai bagian penting dalam membentuk generasi yang kreatif dan berprestasi. (SZ/FE)

