Medan (Humas) – Plt. Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Medan menerima kunjungan koordinasi dari Tim Urusan Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Rabu (15/7/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola administrasi sekaligus menyelaraskan aspek teknis pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Hindu dalam memberikan pelayanan kepada umat. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agama Kota Medan dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.
Koordinasi membahas berbagai aspek strategis, di antaranya pemetaan wilayah binaan, mekanisme penetapan kelompok sasaran, serta penerapan rasio kelompok sasaran penyuluh yang menjadi indikator penting dalam mendukung efektivitas pembinaan umat Hindu. Selain itu, pertemuan juga menjadi forum diskusi untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan tugas penyuluh agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di lapangan.
Plt. Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kota Medan, Karma Perangin Angin, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada umat Hindu di Kota Medan. Menurutnya, penyamaan persepsi antara Kementerian Agama Kota Medan dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara akan memberikan arah yang lebih jelas dalam pelaksanaan tugas penyuluh di lapangan.
“Koordinasi ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kualitas pembinaan Penyuluh Agama Hindu. Kunci keberhasilan program penyuluhan terletak pada ketepatan pendataan kelompok sasaran. Penyuluh Agama Hindu tidak hanya menyampaikan materi pembinaan, tetapi juga harus mampu memetakan kebutuhan riil umat di wilayah tugasnya masing-masing sehingga pelayanan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Karma.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi yang dilakukan secara berkala akan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan para penyuluh agama di lapangan. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat Hindu.
Sementara itu, Ketua Tim Urusan Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Desopian Tarigan, mengapresiasi berbagai masukan dan pengalaman yang disampaikan jajaran Kementerian Agama Kota Medan selama pelaksanaan koordinasi. Menurutnya, praktik yang telah diterapkan di Kota Medan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan pembinaan Penyuluh Agama Hindu di tingkat provinsi. Ia berharap hasil diskusi tersebut dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di berbagai daerah.
“Kami mengapresiasi komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat tata kelola penyuluhan agama Hindu. Berbagai masukan dan pengalaman yang diperoleh melalui koordinasi ini menjadi bahan yang sangat berharga untuk penyempurnaan kebijakan pembinaan penyuluh di tingkat provinsi. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin sehingga kualitas pelayanan keagamaan kepada umat Hindu semakin meningkat,” ujar Desopian.
Koordinasi berlangsung secara dialogis dengan membahas berbagai tantangan di lapangan, termasuk penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas pelayanan keagamaan yang inklusif, serta penguatan kompetensi penyuluh dalam menjalankan tugas pembinaan kepada masyarakat. Seluruh peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan pengalaman berdasarkan kondisi di wilayah binaan masing-masing.
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat tata kelola penyuluhan agama Hindu. Diharapkan hasil koordinasi ini dapat menjadi pedoman dalam penyelarasan pelaksanaan tugas penyuluh, khususnya dalam pemetaan wilayah binaan, penetapan kelompok sasaran, serta penerapan mekanisme pembinaan yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, kualitas pelayanan keagamaan kepada umat Hindu di Kota Medan diharapkan semakin meningkat.

