Sambut Dzulhijjah, Penyuluh KUA Medan Denai Ajak Jamaah Perbanyak Amal Saleh Lewat BIMLUH di MT Muslimah Sejati

Medan (Humas) — Dalam upaya memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (BIMLUH) keagamaan di Majelis Taklim (MT) Muslimah Sejati, Jalan Raya Menteng, Gang Mushollah Al-Manar TPQ No. 357, Kecamatan Medan Denai, Minggu (10/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut berlangsung penuh kehangatan dan diikuti seluruh anggota pengajian dengan antusias serta semangat kebersamaan. Kehadiran penyuluh agama disambut hangat oleh jamaah yang selama ini aktif mengikuti pembinaan rutin keagamaan.

Ketua MT Muslimah Sejati, Ismayanti, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian serta pembinaan yang terus diberikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Denai kepada masyarakat, khususnya kaum ibu.

“Kami merasa sangat bersyukur dan senang karena para penyuluh agama terus hadir membimbing kami. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam menambah ilmu agama, mempererat silaturahmi, dan memotivasi kami untuk terus meningkatkan ibadah,” ungkap Ismayanti.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam sekaligus narasumber, Ustaz Khoiruz Zaman, S.H.I., menyampaikan tausiyah bertema “Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang sangat mulia dan memiliki banyak keutamaan di sisi Allah SWT.

Ia menerangkan bahwa pada hari-hari tersebut umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh seperti puasa sunnah, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta meningkatkan berbagai bentuk ibadah lainnya. Menurutnya, momentum Dzulhijjah menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih pahala yang berlipat ganda.

“Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh selain 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Karena itu, mari kita manfaatkan momentum ini dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan meningkatkan kepedulian kepada sesama,” ujar Khoiruz Zaman di hadapan jamaah.

Ia juga menjelaskan bahwa di antara hari-hari mulia tersebut terdapat Hari Arafah dan Hari Raya Iduladha yang memiliki nilai ibadah dan keutamaan besar bagi umat Islam.

“Momentum Dzulhijjah hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas tahunan, tetapi menjadi sarana meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui amal saleh dan hati yang ikhlas,” tambahnya.

Kegiatan BIMLUH berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. Para jamaah tampak aktif menyampaikan pertanyaan seputar amalan sunnah di bulan Dzulhijjah dan pelaksanaan ibadah kurban.

Suasana pengajian berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Syaiful Akhyar, S.H.I., dengan harapan seluruh jamaah diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemampuan untuk mengisi hari-hari Dzulhijjah dengan amal terbaik.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Denai terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat guna mewujudkan umat yang religius, harmonis, dan berakhlakul karimah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *