1 Timotius 2:1-5, Penyuluh Kristen Kemenag Medan Ingatkan Pentingnya Doa bagi Semua Orang

Medan (Humas) – Pembinaan rohani Kristen dilaksanakan di LKSA Evangeline Booth, Jalan Samanhudi No. 27, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Sadar Kurnia sebagai pengkhotbah dengan menyampaikan Firman Tuhan berdasarkan 1 Timotius 2:1-5. Dalam penyampaiannya, ia mengajak umat untuk memahami pentingnya doa, permohonan, ucapan syukur, dan doa syafaat bagi semua orang. Pembinaan rohani tersebut menjadi sarana untuk memperkuat iman sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Sadar Kurnia menjelaskan bahwa pesan dalam 1 Timotius 2:1-5 mengajarkan umat untuk tidak hanya berdoa bagi diri sendiri, tetapi juga mendoakan orang lain. Menurutnya, doa merupakan bagian penting dalam kehidupan orang percaya karena menjadi bentuk komunikasi dan ketergantungan manusia kepada Tuhan. “Kita diajak untuk menaikkan doa dan permohonan bagi semua orang, sebab melalui doa kita belajar untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga memperhatikan kehidupan sesama,” ujar Sadar Kurnia. Ia menekankan bahwa kepedulian melalui doa dapat menjadi wujud nyata kasih kepada orang lain.

Selain itu, umat juga diajak untuk mendoakan para pemimpin dan semua pihak yang memiliki tanggung jawab dalam kehidupan masyarakat. Sadar Kurnia menyampaikan bahwa doa bagi pemimpin merupakan bagian dari panggilan iman agar kehidupan dapat berjalan dalam kedamaian dan ketenteraman. “Doakanlah para pemimpin dan mereka yang memiliki tanggung jawab, supaya kita dapat menjalani kehidupan dengan tenang, damai, dan tetap mengandalkan Tuhan,” katanya. Menurutnya, doa tersebut perlu dilakukan dengan ketulusan tanpa membatasi siapa saja yang layak untuk didoakan.

Sementara itu, Sadar Kurnia mengingatkan bahwa doa hendaknya tidak berhenti pada kata-kata, tetapi juga diwujudkan melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak umat untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta bersedia memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan. “Ketika kita berdoa bagi orang lain, hendaknya kehidupan kita juga menjadi jawaban atas doa itu melalui kepedulian, kasih, dan tindakan nyata,” tuturnya. Senada dengan hal itu, kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu bentuk penghayatan iman yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan dalam 1 Timotius 2:1-5 juga mengingatkan umat bahwa kasih dan keselamatan Tuhan ditujukan bagi semua manusia. Sadar Kurnia mengajak umat untuk membangun kehidupan yang tidak mudah menghakimi, tetapi senantiasa mendoakan dan mengupayakan kebaikan bagi sesama. Selain itu, kehidupan yang dilandasi doa dan kasih diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih damai, saling menghargai, dan penuh kepedulian. Pemahaman tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, lingkungan tempat tinggal, maupun kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan pembinaan rohani di LKSA Evangeline Booth berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan dan diikuti dengan perhatian oleh peserta. Melalui penyampaian Firman Tuhan dari 1 Timotius 2:1-5, umat diharapkan semakin memahami pentingnya mendoakan semua orang serta menjaga kepedulian terhadap sesama. Selain itu, pesan yang disampaikan diharapkan dapat mendorong umat untuk menjadikan doa sebagai bagian dari kehidupan sekaligus mewujudkan kasih melalui tindakan nyata. Pembinaan rohani tersebut diharapkan memberikan penguatan iman dan menumbuhkan semangat untuk menghadirkan kedamaian serta kebaikan di tengah kehidupan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *