PAI KUA Medan Sunggal Bimbingan Rohani untuk Pasien di RS. USU Medan

Medan (Humas) Kegiatan Bimbingan Rohani (Bimroh) kembali dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal di Rumah Sakit USU Medan.Selasa (24/2/2025).Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang terjalin dalam kerjasama antara Kementerian Agama Kota Medan dengan pihak Rumah Sakit USU, sebagai upaya memberikan dukungan spiritual kepada pasien yang sedang menjalani perawatan.

Pada kesempatan ini, penyuluh agama Islam yang bertugas adalah Drs. H. Fuji MA, yang telah berpengalaman dalam memberikan bimbingan rohani kepada pasien. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat hidup kepada para pasien, agar mereka tetap optimis dan menjaga kesehatan tubuh maupun jiwa.

“Semoga dengan bimbingan rohani ini, kita semua diberikan kesembuhan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan diberi kekuatan dalam menghadapi ujian hidup ini.” – ujar Fuji

Selain itu, Fuji juga mengingatkan para pasien untuk tetap beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang merupakan salah satu cara untuk memperoleh ketenangan batin selama masa perawatan.

Bimbingan rohani di rumah sakit ini sangat penting, terutama dalam membantu pasien menjalani proses penyembuhan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental. Dalam bimbingan rohani ini, disampaikan pula bahwa kesembuhan bukan hanya bergantung pada pengobatan medis, tetapi juga pada kekuatan doa dan ikhtiar spiritual yang dilakukan oleh setiap individu. Oleh karena itu, kegiatan ini memberikan harapan baru bagi para pasien yang sedang berjuang untuk sembuh.

Kerjasama ini diatur melalui Memorandum of Understanding (MOU) antara Kementerian Agama Kota Medan dan Rumah Sakit USU Medan. MOU ini bertujuan untuk memberikan layanan bimbingan rohani secara berkelanjutan kepada pasien yang membutuhkan. Diharapkan dengan adanya bimbingan ini, pasien tidak hanya memperoleh perawatan medis terbaik, tetapi juga mendapatkan ketenangan jiwa untuk mendukung proses pemulihan mereka.

Kegiatan bimbingan rohani ini tidak hanya memberikan penguatan spiritual, tetapi juga menambah semangat hidup pasien dalam menghadapi penyakit. Dengan dukungan doa dan motivasi dari penyuluh agama, diharapkan para pasien dapat memperoleh kesembuhan yang lebih cepat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan sosial yang sangat penting dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan rohani masyarakat, khususnya para pasien di rumah sakit.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *