Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan melaksanakan kegiatan pembinaan Guru Maghrib Mengaji se-Kecamatan Medan Perjuangan di Balai Nikah KUA Medan Perjuangan, Jalan Pendidikan No. 89, Medan, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur’an serta memperkuat peran Guru Maghrib Mengaji sebagai ujung tombak pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan, H. Ramlan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Guru Maghrib Mengaji memiliki kedudukan yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman dan berakhlak mulia. Ia menegaskan bahwa peran tersebut merupakan amanah yang mulia sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Khoirukum man ta’allamal Qur’an wa ‘allamahu,” yang artinya, “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari).
“Menjadi Guru Maghrib Mengaji bukan hanya tugas sosial, tetapi juga merupakan ladang amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Melalui peran ini, para guru turut berkontribusi dalam membangun generasi Qur’ani yang akan menjadi kekuatan moral bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembinaan ini penting untuk memperkuat kapasitas dan semangat para guru dalam menghadapi tantangan zaman, terutama dalam membimbing generasi muda agar tetap dekat dengan Al-Qur’an di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturrahim, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kualitas, baik dari segi metode pengajaran, pemahaman materi, maupun komitmen dalam membina masyarakat. KUA Medan Perjuangan berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan pembinaan keagamaan demi terwujudnya masyarakat yang religius dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Perjuangan, Abdullah Amin Hasibuan, bersama penyuluh agama Islam lainnya, yaitu Affan Sihite, Supriadi, Hendra, dan Marliani. Kehadiran para penyuluh agama memberikan penguatan dan motivasi kepada para Guru Maghrib Mengaji dalam menjalankan tugas pembinaan Al-Qur’an di lingkungan masing-masing.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang berlangsung dengan khidmat, dilanjutkan dengan pemaparan materi pembinaan yang menekankan pentingnya metode pengajaran yang efektif, kesabaran dalam membimbing peserta didik, serta penguatan nilai-nilai keikhlasan dalam berdakwah. Kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana para peserta aktif berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembinaan Maghrib Mengaji di lingkungan masing-masing.
Sebanyak 116 Guru Maghrib Mengaji dari seluruh wilayah Kecamatan Medan Perjuangan mengikuti kegiatan ini. Untuk menjaga efektivitas pelaksanaan, kegiatan dibagi ke dalam lima sesi, sehingga setiap peserta dapat mengikuti pembinaan dengan lebih optimal dan interaktif.
Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap pembinaan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap peran mereka dalam membina umat.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan para Guru Maghrib Mengaji semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an serta memperkuat perannya dalam membangun generasi yang religius, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, serta diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam memajukan pembinaan keagamaan di Kecamatan Medan Perjuangan.

