Medan (Humas) – Madrasah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4 Medan kembali melaksanakan kegiatan tahunan di bulan suci Ramadan melalui program Santunan Yatim dan Dhuafa yang digelar di Aula MAPN 4 Medan, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan penuh kepedulian sosial ini menjadi agenda rutin madrasah sebagai bentuk implementasi nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, serta penguatan empati dan solidaritas sosial di lingkungan madrasah.
Pada Ramadan 1447 H ini, santunan diberikan kepada 38 siswa yatim serta 5 kaum dhuafa yang berasal dari warga sekitar dan keluarga besar MAPN 4 Medan. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang terdiri atas beras, gula, minyak goreng, sarden, garam, mi instan, kecap, minuman ringan, kurma, serta teh. Paket kebutuhan pokok tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala MAPN 4 Medan, Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., M.A., para wakil kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa yang mengikuti kegiatan dengan khidmat dan penuh rasa kebersamaan.

Adapun dana pengadaan paket sembako berasal dari partisipasi para wali siswa serta kontribusi langsung dari Kepala MAPN 4 Medan sebagai wujud solidaritas keluarga besar madrasah dalam membantu sesama. Semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa nilai berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh dan terpelihara di lingkungan MAPN 4 Medan.
Dalam sambutannya, Syarifuddin menegaskan bahwa kegiatan santunan yatim dan dhuafa bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari pendidikan nilai yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial sejak dini kepada peserta didik. Menurutnya, madrasah tidak hanya berperan mencetak generasi unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia, memiliki empati, serta peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh wali siswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali siswa yang telah ikut berbagi rezeki dan berkontribusi dalam kegiatan santunan ini. Semoga segala kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan santunan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang di masa mendatang, baik dari segi jumlah penerima manfaat maupun ragam program sosial lainnya. Ia juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan kegiatan ini sebagai pembelajaran nyata tentang pentingnya berbagi, menumbuhkan rasa syukur, serta membangun karakter generasi yang peduli dan berjiwa sosial tinggi.
Kegiatan santunan yatim dan dhuafa tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat Ramadan yang sarat nilai kasih sayang dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, MAPN 4 Medan kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga konsisten menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan dalam kehidupan peserta didik.

