Medan (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Sunggal H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan yang dilaksanakan di Masjid As Sholihin Jalan Sei Bilah No. 80, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (2/3/2026). Kehadiran KUA Medan Sunggal dalam kegiatan ini menunjukkan eratnya sinergitas antara ulama dan umarah dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat.
Safari Ramadan yang digelar oleh Pemerintah Kota Medan tersebut turut dihadiri Kapolsek Sunggal, Danramil 06/Medan Sunggal, MUI Kecamatan Medan Sunggal, Kepala Puskesmas lalang, BKMT Kecamatan Medan Sunggal, serta seluruh kepala lingkungan se-Kecamatan Medan Sunggal. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman wilayah selama bulan suci Ramadan.
Dalam arahan dan bimbingannya, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan beberapa pesan penting. Beliau menegaskan harapannya agar masjid dan gereja sebagai ikon Kota Medan dapat terus menjalankan aktivitas ibadah masing-masing tanpa adanya benturan antarumat beragama. “Masjid dan gereja adalah simbol kerukunan Kota Medan. Kita ingin keduanya menjadi tempat yang membawa kedamaian, bukan perpecahan,” ujar beliau.
Lebih lanjut, Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama dalam kehidupan sosial sehari-hari, khususnya dalam menjaga ketertiban umum. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu apabila salah satu rumah ibadah mengadakan kegiatan keagamaan.
“Jika ada kegiatan di masjid atau gereja, mari kita saling mendukung dan menjaga keamanan bersama. Inilah wujud toleransi yang sesungguhnya,” tambahnya.
Kepala KUA Medan Sunggal Agus Salim menyambut baik pesan tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung program Pemerintah Kota Medan dalam membina umat serta memperkuat moderasi beragama. Menurutnya, Ramadan adalah momentum terbaik untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan) di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan Safari Ramadan ini juga diisi dengan tausiyah singkat, doa bersama, serta penyerahan bantuan kepada pengurus masjid. Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan tampak jelas dari antusiasme jamaah yang hadir, mencerminkan semangat gotong royong dan persatuan warga Medan Sunggal.
Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan di Masjid As Sholihin menjadi bukti nyata sinergi antara ulama dan umarah dalam menjaga keharmonisan umat beragama. Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan Kota Medan senantiasa menjadi kota yang religius, rukun, dan damai, khususnya di bulan suci Ramadan dan seterusnya.(Paidi).

