Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Berikan Bimbingan Rohani dan Doa Bersama di RS SMEC

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Nurlely dan Heriansyah Harahap, melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan doa bersama di RS SMEC Medan, Selasa (5/3). Kegiatan tersebut diikuti oleh pasien, keluarga pasien, serta tenaga medis sebagai bentuk dukungan spiritual dalam menghadapi ujian kesehatan.

Dalam suasana yang penuh haru dan khidmat, Nurlely menyampaikan pentingnya kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi sakit. Ia mengingatkan bahwa setiap ujian yang diberikan Allah SWT mengandung hikmah dan kebaikan bagi hamba-Nya. “Sakit bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan salah satu cara Allah menggugurkan dosa dan mengangkat derajat hamba-Nya yang sabar,” ujarnya di hadapan para peserta.

Sementara itu, Heriansyah Harahap dalam mengajak para pasien dan keluarga untuk senantiasa memperkuat doa dan tawakal kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa ikhtiar medis harus berjalan beriringan dengan ikhtiar spiritual. “Kita berusaha melalui pengobatan yang maksimal, namun jangan pernah lupa untuk mengetuk pintu langit dengan doa. Karena sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik Penyembuh,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, kedua penyuluh juga membimbing pembacaan doa bersama agar para pasien diberikan kesembuhan dan kekuatan lahir batin. Suasana ruangan terasa semakin tenang ketika lantunan doa dipanjatkan secara khusyuk. “Ya Allah, angkatlah penyakit ini, berikan kesembuhan, dan gantikan dengan kesehatan yang sempurna,” ucap Heriansyah saat memimpin doa.

Para pasien dan keluarga pasien menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para penyuluh agama yang memberikan penguatan spiritual di tengah masa sulit. Salah seorang keluarga pasien mengungkapkan, “Kami merasa lebih tenang dan kuat setelah mendengarkan tausiyah dan mengikuti doa bersama ini.”

Pihak manajemen RS SMEC Medan juga mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara layanan kesehatan dan pembinaan rohani. Menurut mereka, dukungan spiritual sangat membantu pasien dalam proses pemulihan. “Pendampingan rohani seperti ini sangat berarti bagi pasien dan keluarga dalam membangun semangat dan optimisme,” ujar salah satu perwakilan rumah sakit.

Melalui kegiatan bimbingan rohani dan doa bersama ini, KUA Kecamatan Medan Petisah menunjukkan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan keagamaan di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan rumah sakit. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna memperkuat nilai-nilai keimanan dan memberikan ketenangan bagi mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *